Knalpot Motor Ngebul? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ilham Satria Fikriansyah - detikOto
Senin, 29 Mar 2021 07:53 WIB
Penjual knalpot dan aksesori modifikasi sepeda motor melayani calon pembeli di kawasan Kampung Melayu, Jakarta, Jumat (19/3/2021). Maraknya razia knalpot racing atau bising oleh pihak kepolisian berdampak pada turunnya penjualan knalpot aftermarket (suku cadang pengganti yang dibuat oleh perusahaan selain produsen asli kendaraan) yang memiliki suara bising. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc.
Penyebab dan cara mengatasi knalpot ngebul (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)
Jakarta -

Saat di jalan, pernahkan anda melihat sepeda motor yang mengeluarkan asap dari knalpot? Atau justru malah Anda yang mengalami hal tersebut? Jika iya, berarti ada sejumlah komponen motor yang bermasalah.

Biasanya knalpot yang mengeluarkan asap atau knalpot ngebul dikenal juga dengan istilah fogging. Asap yang keluar juga dapat mengganggu pengendara lainnya karena akan terhirup serta menimbulkan polusi udara. Dikutip dari laman Suzuki, ada beberapa faktor yang menyebabkan hal ini terjadi pada motor kesayangan Anda.

Jika asap yang keluar berwarna hitam, hal ini dapat dipastikan jika proses pembakaran pada mesin kurang maksimal. Masalah ini disebabkan karena bensin yang masuk tidak dibakar sempurna karena udara yang kurang. Solusinya cukup mudah, Anda bisa melakukan penyetelan ulang pada ECU atau Electronic Control Unit.

Namun jika asap yang keluar berwarna putih, bisa jadi oli mesin naik dan masuk ke ruang bakar sehingga oli ikut terbakar. Masalah ini bisa terjadi karena sejumlah faktor, mulai dari ring piston yang kering, seal klep sudah aus, piston sudah baret atau celah klep bocor.

Bagi knalpot motor yang mengeluarkan asap putih, ada beberapa cara untuk mengatasi masalah tersebut:

1. Apabila ring piston sudah aus karena faktor pemakaian, maka Anda harus menggantinya dengan yang baru.

2. Ketika komponen piston baret karena sering terlambat mengganti oli mesin, maka piston harus diganti dengan yang baru. Namun jika dinding silindernya ikut tergores, Anda bisa melakukan oversize dan ganti piston yang sesuai dengannya.

3. Jika seal klep keras atau getas karena masa pemakaian yang sudah lewat (kadaluarsa) atau efek suhu mesin yang panas, Anda bisa mengganti seal karetnya.

4. Saat klep mengalami bocor karena adanya kotoran atau kerak sisa pembakaran yang menghambat dinding klep, Anda bisa mengatasinya dengan skir ulang klep. Untuk menghasilkan skir ulang yang lebih awet, sebaiknya pilih komponen yang tidak akan terkikis.

Namun perlu diingat, masalah ini bisa terjadi akibat motor Anda jarang di service ke bengkel. Jika knalpot ngebul didiamkan dan tak diperbaiki, maka jangan heran jika akan berakibat pada peranti lainnya dan menyebabkan kondisi motor semakin parah.



Simak Video "Polres Kendari Amankan 52 Unit Motor Berknalpot Brong!"
[Gambas:Video 20detik]
(din/din)