Minggu, 21 Jun 2020 19:30 WIB

Pengalaman Servis Motor yang Tidak Terpakai 3 Bulan karena WFH

Luthfi Anshori - detikOto
Yamaha V-ixion Ilustrasi motor yang tidak terpakai 3 bulan. Foto: Luthfi Anshori
Jakarta -

Meski tidak terpakai dalam jangka waktu lama, sepeda motor tetap wajib mendapatkan servis berkala. Perawatan diperlukan agar motor selalu dalam kondisi prima saat ingin kembali digunakan.

Setelah munculnya kasus pertama virus Corona di Indonesia, pemerintah mulai mengimbau masyarakat agar bekerja di rumah (Work From Home/WFH). Anjuran ini setidaknya sudah berjalan 3 bulan, sampai akhirnya dicabut seiring adanya kondisi new normal.

Bagi pemilik motor, mungkin ada yang jarang atau bahkan sama sekali tidak menggunakan kendaraannya selama menerapkan WFH kemarin. Meski tidak dipakai, servis motor wajib dilakukan.

Pengalaman detikOto, ada sejumlah masalah yang terjadi pada motor setelah tidak dipakai rutin selama 3 bulan. Antara lain tekanan angin ban berkurang, battery (aki) lemah, dan beberapa masalah kecil lainnya. Lalu apa saja komponen yang harus diperiksa atau diganti?

Secara umum kurang lebih sama seperti perawatan berkala pada umumnya. Seperti servis ringan yang meliputi pemeriksaan kaki-kaki, pembersihan filter udara, pemeriksaan sistem injeksi, dan pembersihan area CVT untuk tipe motor matik. Selain itu oli mesin juga wajib diganti agar sistem pelumasan bekerja optimal.

Untuk diketahui, meski motor belum mencapai interval jarak tempuh 2.000 km, oli mesin sudah harus diganti ketika sudah mencapai waktu pemakaian 2 sampai 3 bulan. Oli mesin akan berkurang kualitasnya, meski sepeda motor jarang bergerak.

Komponen lain yang disarankan oleh bengkel resmi untuk diganti adalah aki. Seiring pemakaian aki akan melemah dan mempengaruhi sistem kelistrikan motor. Terlebih jika aki tersebut lama tidak dipakai selama berbulan-bulan, kinerjanya pasti akan menurun. Jika aki lemah, solusi pendeknya bisa dengan mengecas ulang untuk aki tipe kering atau menambah air untuk aki tipe basah.



Simak Video "The New GLS, SUV Mercedes Setingkat S-Class"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com