Sabtu, 29 Feb 2020 14:24 WIB

Plus Minus Rem Cakram di Sepeda Motor

Luthfi Anshori - detikOto
rem cakram sepeda motor Rem cakram pada sepeda motor.Foto: detikOto
Jakarta -

Teknologi pengereman sepeda motor terus berkembang seiring waktu. Setelah teromol, sistem pengereman yang saat ini dipakai sebagian besar motor produksi massal adalah cakram (disc brake). Perlu diketahui bahwa rem cakram tidak selalu ungggul dibanding rem teromol.

Dikutip dari laman Drive Spark, teknologi rem cakram memiliki 5 keunggulan dan 4 kekurangan dibanding rem teromol. Apa saja?

Keunggulan pertama, rem cakram lebih pakem dibanding rem teromol. Tingkat kepakeman rem cakram juga bisa mudah disesuaikan dengan mengganti kampas lebih tebal atau memasang dua cakram untuk meningkatkan daya pengereman.

Kedua, rem cakram lebih efisien dalam membuang panas. Rem cakram yang terletak di luar memungkinkan pembuangan panas lebih optimal setelah terjadi gesekan antara cakram dengan kampas rem. Rem teromol lebih sulit membuang panas, karena posisinya di dalam.

Keunggulan ketiga rem cakram adalah tidak cepat merusak roda. Pada sistem rem teromol, sepatu kampas rem terhubung langsung ke pegas, sehingga menimbulkan daya gesek yang besar. Efeknya, timbul panas berlebih dalam pelek sehingga bisa merusak roda secara bertahap. Hal itu tidak akan terjadi pada sistem rem cakram.

Selain lebih efisien membuang panas, rem cakram juga mudah dalam perawatan. Pemilik hanya perlu membersihkan piringan dan kampas dengan amplas. Sementara untuk membersihkan rem teromol, harus melepas seluruh komponen termasuk roda.

Selanjutnya
Halaman
1 2
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com