Jumat, 03 Jan 2020 18:17 WIB

Tips Aman Menerobos Banjir buat Pengguna Motor Matic

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Kendaraan seperti sepeda motor matic (skuter) tidak disarankan menerobos banjir. Salah satu risiko terparahnya ketika menerobos banjir adalah air bisa masuk ke ruang pembakaran yang bakal menyebabkan water hammer.

Namun sebelum menerobos jalanan yang banjir ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Hal pertama yang paling penting adalah perhatikan posisi filter udara. Filter udara didesain pada ketinggian tertentu. Begitu air melewati inletnya, air bisa masuk ke mesin. Airnya bisa masuk terlebih dulu ke air cleaner, akibatnya bisa water hammer yang berbahaya.



Khusus untuk pengguna motor matic, posisi filter udara di motor jenis skuter matik (skutik) lebih rendah dibanding motor jenis lainnya. Jadi kalau ingin menerobos banjir, lihat genangan airnya, kalau di bawah air cleaner atau filter udara bisa aman. Untuk motor matic, posisi air cleaner atau filter udara ini ada di atas CVT.

Kemudian, motor berjenis skutik menggunakan belt di bagian transmisinya. Kalau belt tersebut terendam air, maka motor akan kehilangan power, meski belt tetap berputar.

Selain itu, hal yang harus diperhatikan jika ingin menerobos banjir adalah jaga putaran mesin di sekitar 2.000-2.500 RPM. Jangan sampai di tengah genangan air motor Anda berhenti.




Simak Video "Cerita Warga Soal Ngerinya Longsor di Bogor yang Tewaskan 1 Orang"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com