Kamis, 02 Jan 2020 09:16 WIB

Tangani dengan Tepat Motor yang Terendam Banjir

Rizki Pratama - detikOto
Foto: Pradita Utama
Jakarta - Banjir terjadi di Jakarta dan sekitarnya. Sampai pagi ini, beberapa jalanan di Jakarta dan sekitarnya masih digenangi air. Banyak pemotor yang nekat menerobos banjir tersebut.

Sebenarnya motor tidak didesain untuk menerobos banjir. Namun kalau sudah terlanjur masuk ke genangan air, tangani secara tepat motor Anda. Yang paling penting adalah jangan langsung menyalakan mesin motor setelah kebanjiran. Soalnya bisa berisiko mengalami engine water hammer.



Untuk mengurangi risiko kerusakan lebih parah pasca terendam banjir ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh pemilik sepeda motor. Tentunya hal ini dapat dilakukan jika pemilik motor memiliki pemahaman standar dalam membongkar motor. Jika memiliki kemampuan itu, buka cover body untuk mengecek segala bagian kelistrikan yang terendam air.

"Cek semua komponen kelistrikan yang terendam seperti baterai, relay dan yang lain," kata Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM) Endro Sutarno beberapa waktu lalu.



Setelah memeriksa bagian kelistrikan, selanjutnya periksa bagian mesin. Perhatikan oli apakah terkontaminasi air, lalu saringan udara dan busi. Untuk motor matik periksalah bagian CVT.

"Kemudian bagian mesinnya. Seperti ganti oli mesin, saringan udara, busi, bagian CVT yang matic. Throttle body," tambah Endro.

Namun jika tidak memiliki kepiawaian dalam membongkar kendaraan, Endro menyarankan pemilik motor yang terendam banjir untuk kembali ke bengkel resmi. "Langkah paling mudah adalah dibawa ke AHASS (untuk motor Honda) yang terdekat biar mendapatkan pemeriksaan yang lebih baik," ucapnya.

Simak Video "Cerita Warga Soal Ngerinya Longsor di Bogor yang Tewaskan 1 Orang"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com