Rabu, 26 Jun 2019 13:39 WIB

Bawa Motor Saat Cuaca Panas Bikin Gampang Emosi

Ridwan Arifin - detikOto
Foto: Rifkianto Nugroho Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Cuaca yang tidak menentu membuat pemotor diharapkan memiliki persiapan lebih. Terlebih lagi jika cuaca panas terik mulai menyengat seperti siang hari ini di Jakarta. Terkait dengan hal itu pernahkah Anda merasa lebih mudah marah atau emosian saat berkendara di cuaca panas?

Hal ini juga turut dikatakan Instruktur safety riding dari RDL, Andry Berlianto saat dihubungi detikcom. Salah satu tips berkendara saat menunggangi sepeda motor di cuaca panas adalah menjaga emosi, sebab kondisi cuaca yang tidak bersahabat juga bisa memicu seseorang mudah marah.

"Jaga emosi karena cuaca panas dapat memancing emosi lebih cepat," kata Andry.



Seperti dikutip dari dailymail, Rabu (26/06/2019) studi yang dilakukan Dr Dominika Kanikowska, ahli patofisiologis di Poznan University of Medical Sciences, menemukan fakta bahwa kadar kortisol lebih tinggi di musim panas.

Tim Polandia ini telah menemukan kenyataan bahwa kadar hormon stres kortisol lebih rendah di musim dingin daripada musim panas, dan kenaikan yang didorong oleh panas membuat kita menjadi mudah tersinggung.

Kortisol diketahui sebagai hormon stres karena ia dilepaskan ke aliran darah saat masa-masa sulit atau situasi yang mengecewakan.



"Kadar kortisol biasanya tinggi di pagi hari dan menurun seiring berjalannya waktu, Jumlahnya semakin rendah di sore hari untuk mengatur pola tidur yang sehat," jelasnya.

"Penyakit, kurang tidur, dan beberapa obat bisa mempengaruhi kadar kortisol," pungkasnya.

Oleh karena itu bagi pemotor yang tidak biasa berkendara di siang hari wajib waspada dengan gejala hal ini, salah satunya dehidrasi atau kekurangan cairan.

"Konsumsi air yang cukup, direkomendasikan air putih yang netral dari segala macam bahan kimia. Menyiapkan botol air minum di motor agar bisa dikonsumsi sewaktu-waktu," kata Andry.



Lebih lanjut, berkendara terlebih mengendarai sepeda motor saat cuaca terik memang menguras tenaga. Pengendara sepeda motor diminta untuk tidak memaksakan berkendara bila sudah mengalami kelelahan.

Salah satu cara yang paling jitu ialah beristirahat. Tak hanya berteduh, rehat sejenak dapat membuat kondisi badan kembali prima. Oleh karenanya pengendara sebaiknya diimbau memiliki jam istirahat yang sesuai, tidak begadang misalnya.

"Tidak didera kelelahan, dan cukup waktu istirahat (tidur)," kata Andry. (riar/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com