ADVERTISEMENT
Selasa, 09 Apr 2019 20:21 WIB

Motor Matik Terjang Banjir? Aman Asal Ketinggian Airnya Segini

Luthfi Anshori - detikOto
Foto: Wisma Putra Foto: Wisma Putra
Jakarta - Air adalah musuh utama bagi komponen motor yang berbahan logam. Tidak hanya bisa menimbulkan karat, air juga bisa merusak jeroan ruang mesin motor. Apalagi di musim hujan seperti sekarang ini, bahaya itu jelas terasa.

Lalu apakah motor boleh menerjang banjir atau genangan air? Khususnya motor jenis matik yang umumnya punya layout mesin yang posisinya agak ke bawah.

Menurut Asisten Trainer Technical Training PT Suzuki Indomobil Sales 2W Dadan Danil pengendara matik harus memperhatikan batas aman ketinggian air yang sanggup dilewati motor.

"Tentunya batas aman tiap-tiap motor itu berbeda-beda. Tapi yang paling penting air jangan sampai masuk lewat filter udara," ujar Dadan, melalui pesan singkat kepada detikcom, Selasa (9/4/2019).

"Artinya selagi air di bawah lubang filter udara, itu masih aman dilewati," lanjut Dadan.

Bagi yang belum tahu, letak boks filter udara motor matik biasanya ada di atas CVT. Jika ditarik garis lurus ke depan, letak filter udara ini umumnya sejajar dengan foot step belakang dan sedikit di atas dek depan.

Motor Matik Terjang Banjir? Aman Asal Ketinggian Airnya SeginiFoto: M Luthfi Andika


Jadi ketika air sudah hampir menyentuh foot step belakang atau genangan air mulai menggenangi dek depan, sebaiknya jangan dipaksakan ya detikers. Sebab air bisa masuk ke ruang filter udara.

Air yang masuk ke ruang filter udara bisa berbahaya karena berpotensi tersedot ke ruang bakar. Efeknya, motor bisa terkena efek water hammer yang bikin stang piston bengkok.

Tidak hanya itu, air yang menggenangi komponen CVT juga bisa membuat jeroan CVT seperti v-belt, puli, rumah kopling, dan kampas ganda rusak. (lua/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com