Senin, 15 Okt 2018 08:55 WIB

Naik Motor Kayak Gini Dijamin Makin Hemat Bensin!

Dina Rayanti - detikOto
Naik motor biar hemat. Foto: Rangga Rahadiansyah Naik motor biar hemat. Foto: Rangga Rahadiansyah
Jakarta - Dibandingkan dengan mobil, naik motor memang bisa lebih menghemat pengeluaran terutama bensin. Tapi ada juga nih Otolovers cara mengendarai motor agar BBM tambah hemat.

Dilansir ThoughtCo, Senin (15/10/2018), setidaknya ada hal-hal yang perlu diperhatikan saat Otolovers berkendara motor supaya bensin tidak cepat habis.


Memanaskan motor merupakan salah satu ritual dalam berkendara. Otolovers pasti sering memperhatikan baik pemilk motor ataupun mobil meluangkan sedikit waktunya untuk memanaskan kendaraannya sebelum digunakan pergi. Tapi untuk motor dengan teknologi injeksi, biasanya motor sudah siap digeber tanpa perlu dipanaskan terlebih dahulu.

Rupanya terlalu sering memanaskan motor juga kurang baik. Jika Anda yakin mesin motor tidak akan mati di jalan secara tiba-tiba, ada baiknya usai menstarter motor langsung dijalankan. Hal tersebut dapat membuat bensin motor lebih hemat karena memungkinkan motor mencapai suhu lebih cepat.

Satu hal yang cukup efektif menghemat bensin adalah dengan memperhatikan tekanan ban. Sesuaikan tekanan ban dengan anjuran pabrikan. Selain hemat bensin, menjaga tekanan ban juga dapat memperbaiki handling.

Motor bisa berjalan dengan baik ketika mesinnya dirawat dengan baik pula. Bagaimana merawat motor dengan baik? Otolovers bisa memastikan filter udara bersih hingga rajin mengganti oli pun dipercaya membuat motor tetap prima.

Sama seperti mobil, berkendara motor pun tak perlu digeber kencang-kencang. Usahakan berada di kecepatan konstan. Hindari berkendara dengan ngegas-rem. Cara berkendara seperti ini bukan hanya hemat bensin tapi juga motor jadi lebih enak dikendarai.


Terkadang kita masih suka melihat bagasi motor diisi dengan barang-barang yang tidak perlu. Mengeluarkan barang tersebut dapat membuat beban motor menjadi lebih ringan. Semakin berat motor, semakin berat pula mesinnya bekerja. Kerja keras mesin itu harus dibayar dengan penggunaan BBM lebih banyak.

Kalau tidak terpaksa, cari jalan yang mulus untuk dilewati motor. Melewati jalan rusak membutuhkan bahan bakar lebih banyak dari seharusnya. Berkendara secara aerodinamis juga dapat mengurangi konsumsi BBM. Misalkan di bagian belakang motor tak ada yang menumpangi, maka bisa masukan sadel. (dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed