Ngebut Naik Motor Bisa Merusak Pendengaran, Lho

Ngebut Naik Motor Bisa Merusak Pendengaran, Lho

Ruly Kurniawan - detikOto
Sabtu, 24 Feb 2018 10:12 WIB
Ngebut Naik Motor Bisa Merusak Pendengaran, Lho
Ngebut Naik Motor Bisa Merusak Pendengaran, Lho Foto: Pool (Visordown)
Jakarta - Memacu sepeda motor dengan kecepatan tinggi di tempat yang pantas memang menyenangkan. Namun sebuah studi yang dilakukan oleh asosiasi otomotif Jerman ini, ADAC, akan membuat para penggemar kecepatan untuk berfikir dua kali. Bagaimana tidak, ternyata aksi kebut-kebutan dapat memicu kerusakan telinga loh, Otolovers.

Melansir dari visordown, memacu kecepatan motor sampai 62 mph (100 km/jam) selama 15 menit akan mengakibatkan kerusakan pada pendengaran. Tak sampai disana, kerusakan pendengaran juga dapat terjadi jika motor melaju dengan kecepatan 74 mph (120 km/jam) selama 7 menit atau 87 mph (140 km/jam) selama tiga menit.

Kerusakan pendengaran itu dikarenakan kebisingan angin yang menerpanya. Pada kecepatan 100 km/jam, kecepatan angin akan mencapai 95 dB dan dapat merusak pendengaran secara permanen setelah seperempat jam. Sedangkan pada kecepatan 120 km/jam, kebisingan angin diperkirakan mencapai 98 dB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Banyak pengendara motor tidak memperhatikan bahaya berkendara tanpa pelindung kebisingan. Ada berbagai pelindung telinga mulai dari yang sangat murah untuk mencegah suara bising dengan nyaman," saran Wendy Faulkner, Direktur Appia Healthcare, produsen produk pelindung telinga Auritech dalam menanggapi hal tersebut.

Oleh karena itu, untuk Otolovers yang sering memacu sepeda motor dengan kecepatan tinggi ada baiknya menggunakan penutup telinga terlebih dahulu. Masih menurut laporan tersebut juga, pada kecepatan standar di jalan tol (kecepatan angina sekitar 85 dB) bila dilakukan secara terus-menerus juga akan merusak pendengaran permanen di telinga.

Dari pada ribet, lebih baik jangan kebut-kebutan lagi deh! (ruk/lth)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads