Namun hal tersebut dikatakan Tehnical Training Instructor PT Wahana Makmur Sejati, Mukti Abdul Rachman, hanya berfungsi untuk motor sport.
"Ini tidak terlalu penting untuk motor bebek atau matik, karena oli mesin tadi tidur (posisi mesin horizontal), jadi oli ada yang nempel di bagian-bagian mesin," ujarnya kepada wartawan, di Tangerang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nah itu jadi perilaku engkol (kick starter) itu untuk kendaraan bermesin tegak, jadi harus diengkol dulu," katanya.
Menaikkan oli dengan cara tersebut lanjut Mukti mengatakan, agar kompresi tidak bocor.
"Misalnya, motor sport cc besar di atas 150 cc, biasanya oli di piston turun, piston dan silinder itu butuh perapat ring, dan ring itu butuh oli buat perapat, kalau tidak ada oli kompresi ngeloss, walau enggak rusak. Jadi butuh oli biar merapatkan kembali," pungkasnya. (khi/rgr)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Mobil Pribadi Isi Pertalite Dibatasi, per Hari Maksimal Rp 500 Ribu
Australia 'Lumpuh', Hampir 500 SPBU Kehabisan BBM!