Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Kamis 18 Mei 2017, 15:00 WIB

Rem Dadakan Pakai ABS, Perhatikan Jarak Kendaraan

Khairul Imam Ghozali - detikOto
Rem Dadakan Pakai ABS, Perhatikan Jarak Kendaraan Foto: Alfiza Satrio
Jakarta - Sistem rem modern sudah dilengkapi dengan anti-lock braking system (ABS) yang mencegah ban terkunci saat ngerem.

Namun cara kerja sistem tersebut dikatakan Pelatih Safety Riding & Safety Driving Ditlantas Polda Metro Jaya, Aiptu Bambang Margono, memiliki kelemahan sendiri.

"Karena kalau di ABS itu, speed seberapa, dia harus bisa membaca jarak kendaraan di depannya, tidak bisa seperti rem manual," ujarnya kepada wartawan, di Kawasan Parkir Timur Senayan, Jakarta.

ABS bekerja saat pengereman keras terjadi, sehingga sebagian atau semua roda berhenti sementara kendaraan masih melaju, hal tersebutlah yang membuat pengendara kendaraan dengan ABS harus bisa membaca jarak antara kendaraan yang ditungganginya dengan kendaraan yang ada di depannya.

"Contoh, sistem pengereman ABS itu tidak digunakan untuk superbike, makanya dia (superbike) manual, saat dia butuh rem belakang, pakai rem belakang, depan pake rem depan, tapi yang ABS ini mereka motor ditarik (digas) kenceng, jaraknya terlalu mepet dengan kendaraan apalagi di depannya roda empat. Kalau rem mendadak (sistem) ABS (kendaraan) bisa jalan terus," tutur Bambang.

Bambang menambahkan pengendara yang menggunakan motor dengan sistem ini harus bisa membaca jarak dengan kendaraan lain.

Contoh jarak ideal agar berkendara dengan motor yang disematkan sistem pengereman ABS aman adalah 25 meter jika kecepatan 60km/jam.

"Berarti jarak kita dengan kendaraan di depannya harus 25 meter, karena saat ditekan (rem ABS), dia akan berhenti dengan kisaran jarak 17 meter, dia tidak mau berhenti sesuai yang kita inginkan," ujarnya.

Jadi membaca jarak yang dikatakan Bambang dikarenakan kendaraan dengan sistem pengereman ABS, akan terus melaju meski sudah direm.

"Dia tidak mau berhenti sesuai yang kita inginkan, dan kalau dia punya jarak 15 meter (dari kisaran jarak 17 meter), berarti ada sisa dua meter, nah jarak yang dua meter itu yang bikin dia celaka," katanya.

Untuk itu lanjut Bambang mengatakan, meski dikalim aman, sistem pengereman ABS juga punya kelemahan. "Karena kalau di ABS itu speed seberapa, dia harus bisa membaca jarak kendaraan di depannya, tidak bisa seperti rem manual," tutupnya. (khi/ddn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed