4 Tips Memodifikasi Motor

4 Tips Memodifikasi Motor

Khairul Imam Ghozali - detikOto
Jumat, 23 Sep 2016 13:25 WIB
4 Tips Memodifikasi Motor
Foto: Baru Motor Sport
Jakarta - Otolovers yang sudah bosan dengan tampilan motor tapi enggan beli yang baru, mungkin terpikir untuk memodifikasi. Sebelum memodifikasi, mari kita simak 4 tips modifikasi motor yang disampaikan oleh Ariawan Wijaja dari bengkel modifikasi Baru Motor Sport:

1. Jangan Salah Tafsir

Foto: Baru Motor Sport
Ari menyampaikan, bahwa banyak orang yang memulai modifikasi dengan menanyakan berapa biaya yang dibutuhkan dalam memodif motornya. Menurutnya itu adalah tafsiran yang salah.

"Setiap modif itu punya nilai yang berbeda, maka dari itu harusnya dimulai dengan konsultasi ke konsep yang akan digunakan, bukan menyiapkan dana yang diperlukan,. Jika sudah tahu konsepya apa maka akan tau biayanya," ujarnya.

2. Jangan Paksakan Konsep Modifikasi

Foto: Baru Motor Sport
Yang kedua adalah jangan terlalu memaksakan diri dengan memilih konsep yang akan dipakai, karena konsep harus sesuai dengan motor yang akan dimodif. Apabila motor tidak cocok dengan konsep yang diinginkan dan memaksakannya, maka nantinya akan menjadi ketidak puasan dan ketidak nyamanan.

"Contohnya motor Supra mau dijadikan motor trail itu salah, maka itu salah konsep, atau motor Ninja mau dijadikan konsep chopper. Maka nantinya akan tidak nyaman mau diakalin bagaimanapun," tambah Ari yang hasil karyanya sering digunakan oleh produsen motor.

3. Jangan Pakai yang Palsu

Foto: Baru Motor Sport
Yang ketiga barang yang dipakai untuk modifikasi pun jangan yang palsu, lalu warna pun jangan melanggar aturan pada STNK yang ada.

"Orang juga sering banget minta motornya enak untuk dipakai berarti barang yang digunakan juga harus yang asli jangan yang abal, dan masalah warna juga jangan melanggar yang ada di STNK," ujar Ari.

4. Tetap Enak Dipakai Harian

Foto: Baru Motor Sport
Terakhir Ari pun menyarankan untuk memodif motor agar masih bisa dipakai untuk sehari-hari, jangan mengubah bagian mesin agar nantinya bila ada kerusakan pada mesin tidak repot untuk memulihkannya lagi. Juga memodif motor sesuai dengan tujuan kegunaannya.

"Memodif motor juga kalau saya sarankan jangan dibuat terlalu ekstrem, dibuat untuk bisa dipakai sehari-hari lebih berguna, karena kalau terlalu eksrtim nantinya akan sulit buat benerinnya lagi dan enggak bisa dipakai sehari-hari jika terlalu ekstrem, terutama pada bagian mesin. Dan yang perlu diingat juga modif lah motor esuai dengan tujuan kegunaannya, kalau mau dibuat kebut-kebutan ya enggak usah modif bagian bodynya, dan jika hanya mau dibikin terlihat bagus dan antik jangan mengubah bagian mesinnya," jelas Ari.
Halaman 2 dari 5
(ddn/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads