Menurut Agus Gumilar salah satu mekanik di bengkel AHASS Pahala Motor, Sukapura, Jakarta Utara, aki yang mati bisa menyebabkan sensor-sensor motor injeksi tidak berfungsi. Sebab, sensor itu bergantung pada kondisi aki.
"Ini kan semuanya connect-nya ke aki, 85 persen ke aki, yang 15 persen sisanya dari mesin, sepul. Makanya kalau aki mati sebelum waktunya kan bisa kelihatan. Aki lemah sama aki yang normal kelihatan dari daya buat angkat starter, klakson juga kecil, sein enggak jelas. Apalagi kalau mati total, error semuanya," kata Agus kepada detikOto di bengkel AHASS Pahala Motor, Sukapura, Jakarta Utara, Rabu (22/6/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kedua, kalau aki mati, motor bisa susah dihidupin. Karena bensin dari fuel pump, suplai bensin itu otomatis mati karena enggak ada setrum buat suplai bensin turun ke injektor. Soalnya kalau misalkan dia ON, selang penyalur bensinnya (fuel pump) enggak ada kontak listrik, otomatis selangnya enggak jalan, jadi motor juga susah hidup. Makanya kan aki untuk injeksi diharuskan stand by ON terus. Enggak boleh mati," kata dia.
Jika terdeteksi aki bermasalah atau sudah tidak kuat lagi, maka Agus menyarankan agar diganti. Mekanik juga akan mengedukasi ke pemilik motor mengenai efek jika akinya lemah.
"Dianjurin dulu ke konsumen (untuk diganti). Kita edukasi dulu,entarefeknya gimana, bisa mati di jalan dan sebagainya,"ucapnya.












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia
Tampang SUV Seharga Rp 104 Jutaan yang Sudah Bisa Dipesan di Dealer