Freestyler andalan Indonesia, Wawan Tembong menjelaskan banyak para freestyler pemula yang berlatih bukan pada tempatnya, alias di jalanan umum. Padahal aksi tersebut dapat membahayakan oranglain serta si rider itu sendiri.
Wawan menyarankan bagi freestyler pemula untuk berlatih di tempat yang telah disediakan serta memerhatikan faktor keselamatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Wawan memberikan tips bagi para freestyler pemula untuk memilih motor yang tepat untuk berlatih. Ia mengungkapkan tidak perlu motor yang telah upgrade untuk melakukan freestyling.
"Freestyle beda kayak balap. Freestyle ini 50:50 antara motor sama orangnya. Jadi pilih motor yang tepat juga untuk freestyle motor tidak harus di-upgrade dan yang penting harus sudah injeksi," jelasnya.
Sekitar 3 bulan, Wawan menjelaskan freestyler pemula sudah dapat luwes dalam memelajari teknik dasar dalam freestyling yakni stoppy dan wheeling.
"Luwes tiga bulan, satu bulan untuk basic sudah oke seperti stoppy, wheeling. Untuk awalan belajar ga perlu kamu harus berani ini itu, tapi paling belajar kaya bentuk angka 8. Jadi kita yang bawa motor, bukan dibawa motor. Kalau kita tahu tekniknya dan safety pakai sepatu dan protector, helm yang full face, itu aman," tandasnya.
(nkn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Lawan Arah di Malaysia Didenda Rp 60 Juta, di Indonesia Cuma Rp 500 Ribu
Pengendara Singapura Banyak yang Mau Balik Beli Mobil Bensin