"Kalau biasanya abu vulkanik itu sangat tipis. Kadang-kadang teman rider kurang perhatian sama saringan udara. Ini lebih halus dan kuantitinya di udara besar sekali. Dan mudah terhisap mesin, karena itu harus perhatikan filter udara," kata Manager Service Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Muhammad Abidin, Jumat (14/2/2014).
Menurutnya bagian filter udara adalah yang paling menentukan kesehatan mesin motor setelah terkena abu vulkanik. Meski fungsi filter ini menyaring, namun filter seakan 'jera' kalau menemukan kondisi cuaca esktrem di daerah gunung Kelud.
"Harus perhatiin filter udara. Ini harus dicek. Filter udara paling menjadi patokan. Selama kondisi filter udara oke, mesin juga bakal oke. Kalau tidak yakin lakukan penggantian oli meski belum waktunya," imbuhnya.
Nah, dia menambahkan sebelum melepas filter udara sebaiknya pengendara motor mencuci motornya terlebih dahulu. Cara ini untuk menghindari debu vulkanik masuk ke ruang bakar ketika membuka filter udara.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Di Indonesia Harga Mobil Terkesan Mahal, Padahal Pajaknya Aja 40%!
Harga Mobil di Indonesia Terkesan Mahal, Padahal...