Meski terkesan sederhana, setel pelek bukanlah hal yang mudah untuk semua orang. Sebab orang yang menyetel pelek sebenarnya harus mengukur axial dan radial pelek tersebut.
Maksud axial adalah penyimpangan pelek pada posisi kiri dan kanan. Sementara radial adalah penyimpangan ketika berputar apakah bentuknya benar-benar bundar atau tidak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau sudah agak oleng, itu berarti sudah harus disetel," katanya di markas Planet Ban di Depok, Jawa Barat. "Atau bisa juga dilihat sendiri. Cara mudahnya, standar dua motor kita, terus putar rodanya. Lihat apakah putarannya rata atau tidak. Bila tidak rata, berarti sudah harus disetel," lanjut Bagus.
Tapi karena tidak ada batasan waktu formal, ketelatenan si pemilik motor yang mengecek pelek seperti di atas menjadi patokan. Paling tidak, cek pelek tiap 3-4 minggu sekali.
"Karena tidak ada batasannya memang agak sulit untuk menentukan. Tapi biasanya antara 3-6 bulan pelek harus di setel ulang," lugas Bagus.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Pengendara Singapura Banyak yang Mau Balik Beli Mobil Bensin
Lawan Arah di Malaysia Didenda Rp 60 Juta, di Indonesia Cuma Rp 500 Ribu