"Jangan khawatir itu hanya masalah kualitas BBM yang kurang bagus," tegas Manager Technical Training Departement Astra Honda Motor (AHM) Sarwono Edhi
Lalu jika seperti itu apa yang harus dilakukan oleh pengendara?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mengganti busi yang tipe lebih dingin atau angkanya lebih tinggi. Misalnya busi NGK 7, diganti angkanya 8 atau 9," papar Edhi.
Setelah itu bisa juga dilakukan dengan membersihkan injektor tapi ini dilakukan jika jarak tempuh atau KM motor Anda sudah lebih dari 1.000.
"Kalau KM-nya masih sedikit belum perlu dilakukan. Tapi kalau busi itu wajib karena busi berkerak itu yang menyebabkan motor ngeberebet atau tiba-tiba sering mati," katanya.
Cara selanjutnya yakni bisa juga setelah diganti diakalin dengan mengisi BBM yang memiliki kandungan oktan tinggi. "Diisi Pertamax beberapa kali sampai ruang bakarnya bersih sendiri juga bisa setelah itu terus campur atau dikombinasikan antara pemakaian pertamax dan premium," pungkasnya.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?