Cara pembelian motor bekas sangat beragam. Selain di showroom motor bekas, motor bekas juga bisa ditemui dalam lelang motor yang sering dilakukan perusahaan lelang. Atau teman Anda yang ingin melepas motor lamanya untuk mendapatkan yang baru.
Nah, agar Anda tetap beruntung saat membeli motor bekas, simak beberapa kesalahan yang sering kali dilakukan para pembeli motor bekas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Membeli motor bekas paling murah
|
ilustrasi
|
Hal ini bisa dimaklumi karena mungkin mereka tak ingin motor yang 'baru' dibeli rusak atau terjatuh di jalan karena mereka baru bisa naik motor.
Namun membeli motor yang paling murah juga bisa membuat kantung Anda kering. Motor bekas murah biasanya membutuhkan biaya perawatan yang tidak sedikit.
Jadi sebaiknya Anda membeli motor yang pas di kantong dan Anda rasa cocok untuk dipertahankan.
Tidak Melakukan Tes Jalan
|
ilustrasi
|
Jika si penjual tidak bersedia, coba tawarkan untuk menjajal motor dengan dirinya.
Usahakan pula tes jalan ini tidak dilakukan dekat dengan mobil-mobil yang tengah diparkir.
Acap kali bagi pemula yang baru mengendarai motor, bingung menggunakan koplingnya terutama motor yang belum pernah dicoba. Salah menggerakkan motor, motor malah bisa melaju menabrak mobil yang tengah diparkir. Jadinya Anda malah mengeluarkan duit ekstra untuk membayar kecerobohan tadi.
Menyamakan Km Motor dengan Mobil
|
ilustrasi
|
Namun, jangan sampai Anda menyamakan jarak jelajah mobil dengan motor. Misalnya mobil Anda bisa melaju sampai 150.000 km, maka jangan sampai Anda berpikir motor Anda bisa melaju sampai 150.000 km juga tanpa harus diperbaiki beberapa kali.
Lupa mengecek kondisi motor
|
ilustrasi
|
Jika ada goresan mungkin saja motor sudah jatuh atau mengalami tabrakan.
Motor yang terjatuh atau mengalami tabrakan bisa menimbulkan kerusakan struktural pada bodi yang membutuhkan biaya besar untuk memperbaikinya.
Jika Anda curiga motor pernah terjatuh atau mengalami tabrakan, tanya kepada penjualnya perbaikan apa saja yang sudah dilakukan dan tanya juga seberapa jauh motor dikendarai setelah perbaikan itu.
Lupa memeriksa tangki bensin
|
Tangki motor
|
Jika bensin terlihat keruh dan butek, ini bisa menjadi indikasi kalau motor sudah dalam kondisi tidak bergerak dalam beberapa waktu.
Bensin yang tersimpan lama dapat mendatangkan malapetaka pada sepeda motor.
Kelembaban yang terbentuk di dalam tangki bensin penuh dan sebagian air dapat merusak tangki motor, mesin, dan karburator.
Halaman 2 dari 6












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas