Ingat! Jangan Asal Potong Jalur Orang, Ini Ancang-ancang Kalau Putar Balik

ADVERTISEMENT

Ingat! Jangan Asal Potong Jalur Orang, Ini Ancang-ancang Kalau Putar Balik

Ridwan Arifin - detikOto
Jumat, 23 Des 2022 18:19 WIB
Putaran Balik Rasuna Said
Ilustrasi putaran balik Foto: Aditya Fajar Indrawan
Jakarta -

Putar balik tidak bisa asal-asalan main potong lajur kendaraan lain atau bahkan dilakukan secara mendadak. Perlu langkah bertahap supaya terhindar dari kecelakaan.

Putar balik membutuhkan konsentrasi lebih tinggi untuk memperhatikan kendaraan di sekitar, serta melakukan teknik yang benar agar lebih aman. Praktisi keselamatan berkendara yang juga Senior Instructor Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, mewanti-wanti supaya melakukan putar balik secara terencana dan menggunakan lajur paling kanan.

"Pengemudi yang tidak melakukan managemen perjalanan dengan baik sering mengubah-ubah arah mendadak dan membingungkan pengemudi lain... bahkan menjadi penyebab kecelakaan," kata Sony kepada detikcom, Jumat (23/12/2022).

Tips pertama jika harus putar balik wajib memerhatikan sekeliling supaya berkendara tetap aman, terlebih di jalan yang ramai.

"Penting sekali melakukan perencanaan dengan benar. Kalau mau putar balik, pastikan sudah ada di lajur kanan minimal 50 meter sebelum titik putar," buka Sony saat dihubungi detikcom, Jumat (23/12/2022).

Kedua, pemobil harus memberikan lampu sign kanan sebelum putar balik serta memastikan posisi mobil sudah berada di lajur paling kanan. Lalu lakukan perlambatan mobil, jika kecepatan tidak terkontrol, arah kendaraan menjadi liar. Ini bakal membuat pengemudi panik dan salah mengantisipasi. Efeknya, mungkin pengemudi bisa salah menginjak pedal, yang seharusnya mengurangi kecepatan justru menambah input gas.

"Kemudian nyalakan lampu sign minimal 20 meter sebelum titik putar dan lihat kaca spion, dibarengi dengan lambatkan kecepatan supaya tidak terjadi putaran yang mendadak atau overshoot," jelas dia.

Tim Daihatsu pernah membagikan dua teknik putar balik, yakni Three Point dan U-Turn. Apa itu?

Teknik Three Point Turn, sesuai namanya, teknik maju mundur merupakan cara putar balik mobil dengan cara melakukan tiga titik penghentian. Hal ini dikarenakan tidak bisa melakukan putar balik secara langsung dalam sekali coba. Jadi, cara putar balik mobil yang benar adalah dengan menggunakan teknik three point turn ini.

Untuk melakukannya, Sahabat harus mengatur transmisi ke gigi pertama lalu memutar kemudi berkebalikan dengan posisi mobil, misal mobil di sebelah kiri maka putar kemudi ke kanan, lalu injak pedal gas sambil memutar kemudi ke kanan. Setelahnya, Sahabat harus kembali mengatur transmisi ke gigi mundur lalu menginjak pedal gas sambil membelokan kemudi ke kiri. Lalu atur kembali transmisi ke gigi pertama, injak pedal gas, dan belokkan kemudi ke kanan. Anda bisa menggunakan teknik hand to hand dalam memutar kemudi.

Teknik U Turn, umumnya lebih mudah dilakukan dibandingkan three point turn karena dengan u turn bisa putar balik secara langsung. Teknik ini adalah cara putar balik mobil yang benar jika ingin ke jalur yang berlawanan arah daripada sebelumnya.

Untuk melakukan teknik ini, harus memepetkan mobil lebih ke pembatas jalan lalu atur transmisi ke gigi pertama. Jangan terburu menginjak pedal gas, hentikan dulu pergerakan mesin dengan menginjak rem dan pedal kopling, baru jalankan ketika jalan memang sudah aman untuk dilintasi. Kemudian, lepaslah rem secara perlahan lalu belokkan kemudi dengan baik. Perhatikan juga kendaraan kecil seperti sepeda motor yang ada di sebelah kanan posisi kendaraan kita.



Simak Video "Kapan Sebaiknya Motor Ganti Oli?"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/lth)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT