Awas! Asal Campur Minyak Rem, Bisa Bikin Performa Rem Turun

Muhammad Hafizh Gemilang - detikOto
Senin, 27 Sep 2021 11:21 WIB
Minyak rem mobil
Ilustrasi tabung minyak rem di mobil Hyundai Foto: dok. Hyundai Mobil Indonesia
Jakarta -

Minyak rem adalah salah satu dari bagian atau komponen penting dalam kendaraan. Namun, tidak jarang juga pemilik kendaraan lupa atau asal dalam pengisian minyak rem dan hal ini bisa bikin performa pengereman menurun.

Pengereman adalah hal yang sangat vital pada kendaraan dan seluruh komponennya tentu harus dirawat agar mobil terhindar dari kecelakaan. Dilansir dari laman resmi Nissan Indonesia, minyak rem mobil perlu diganti setidaknya dua tahun sekali atau maksimal 30-40 ribu kilometer.

Pergantiannya ini bukan dikarenakan volume minyaknya yang berkurang, melainkan karena kinerja dari minyak rem yang sudah tidak optimal. Menurut Nissan, penurunan kinerja atau kualitas dari minyak rem dapat mengakibatkan daya pengereman yang kurang optimal. Bahkan parahnya lagi, pengereman bisa 'delay' alias butuh waktu lama untuk kanvas rem menyentuh piringan atau tromol.

"Tentu, hal ini memberikan dampak yang sangat berbahaya, apalagi ketika mobil berada dalam kecepatan tinggi," tulis Nissan di laman resminya.

Namun tidak sampai di situ, selain perlu mengecek dan melalukan pergantian secara berkala minyak rem kendaraan, pemilik juga tidak disarankan untuk mencampur minyak rem dengan spesifikasi yang berbeda.

Dilansir dari laman Hyundai Mobil, minyak rem memiliki kandungan serta titik didih yang berbeda. "Misalnya minyak rem DOT 3, 4, 5.1, serta 6 memiliki bahan dasar sintetis yang memang bisa dicampur. Tetapi perbedaan titik didih ini yang mungkin bisa membuat perilaku minyak rem berbeda, terutama saat panas," tulis Hyundai Mobil di laman resminya.

Biasanya spesifikasi minyak rem yang disarankan oleh pabrikan terdapat di tutup minyak rem atau buku panduan kendaraan. Namun jika sulit menemukannya spesifikasi minyak rem yang tepat untuk kendaraan kita, pemilik dapat mengunjungi bengkel resmi untuk informasi yang lebih akurat.



Simak Video "Mobil Boros? Bisa Jadi Salah Pakai Oli Mesin"
[Gambas:Video 20detik]
(mhg/rgr)