7 Cara Mencegah Mobil Terbakar Tiba-tiba di Jalan

Luthfi Anshori - detikOto
Rabu, 28 Jul 2021 20:10 WIB
Mobil Mustang V8 terbakar di Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jaksel (Dok.istimewa)
Foto: Mobil Mustang V8 terbakar di Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jaksel (Dok.istimewa)
Jakarta -

Beberapa waktu lalu viral peristiwa mobil terbakar tiba-tiba di tengah jalan. Kejadian itu menimpa sebuah mobil sport merek Ford Mustang Shelby GT500, yang terbakar secara tiba-tiba di di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan (26/7/2021). Kejadian mobil terbakar tiba-tiba tentunya bisa dialami oleh siapa saja, dan mobil tipe apa saja. Lalu bagaimana cara mencegah mobil terbakar di jalan?

Sebenarnya, mobil tidak akan terbakar sendiri tanpa ada pemicu awal. Yang sering terdengar, penyebab mobil terbakar tiba-tiba adalah karena hubungan arus pendek listrik alias korsleting, di mana percikan apinya menyentuh permukaan yang mudah terbakar. Percikan api juga bisa timbul karena adanya kebocoran yang menetes pada sumber panas seperti pipa knalpot. Sebelum menjadi masalah besar, berikut cara mencegah mobil terbakar sendiri.

Seperti dijelaskan Auto2000 dalam keterangan resminya, Rabu (28/7/2021), ada beberapa tips mencegah mobil terbakar tiba-tiba di jalan. Berikut penjelasannya:

1. Perhitungkan Modifikasi Kelistrikan Mobil

Pabrikan kendaraan telah memperhitungkan kebutuhan daya listrik dan sistem yang digunakan supaya dapat menyalurkannya dengan baik dan aman dalam jangka waktu lama. Kebutuhan modifikasi mobil biasanya membuat pemilik mobil ingin mengubah sistem kelistrikan mobil. Sayangnya, proses modifikasi dilakukan tanpa memperhitungkan kebutuhan, sehingga membuat sistem kelistrikan bermasalah.

Belum lagi jika ubahan dilakukan tanpa memperhitungkan aspek teknis seperti sambungan yang asal tempel atau tidak menambahkan sekring sebagai pengaman arus listrik. Perhitungkan baik-baik jika mau melakukan modifikasi sistem kelistrikan mobil dan silakan berdiskusi dengan petugas bengkel. Jangan lupa, modifikasi dapat menyebabkan garansi gugur, untuk itu kamu harus mempertimbangkan secara matang jika ingin melakukan modifikasi.

2. Hindari Menyimpan Barang Mudah Terbakar di Dalam Mobil

Pemilik mobil wajib menghindari menyimpan barang-barang yang mudah terbakar di dalam kabin mobil, seperti bensin, tinner, parfum cair, atau korek api gas. Barang-barang tersebut mengandung bahan aktif yang jika diletakkan di dalam ruang tertutup dengan suhu udara tinggi bisa berpotensi menimbulkan api. Termasuk ponsel yang sedang di-charge menggunakan power bank lantaran panas yang ditimbulkan bisa memicu permukaan kain atau plastik terbakar.

3. Hati-hati Barang Mudah Terbakar di Dalam Ruang Mesin

Mungkin saja kamu lupa meletakkan kain bekas mencuci mobil atau kain bekas membersihkan spare part secara sembarangan sehingga tertinggal di dalam ruang mesin. Benda tersebut jika terkena sumber panas seperti pipa knalpot bisa menyebabkan terjadinya kebakaran.

4. Cek Oli Mesin Mobil dan Potensi Kebocoran Bahan Bakar

Karena usia atau malas memeriksa, oli mesin dapat mengalami kebocoran. Tetesan oli mesin dapat terbakar bila mengenai bidang panas seperti pipa knalpot. Di samping itu, jika kamu tidak rutin mengganti oli sesuai ketentuan, maka senyawa kimia dalam oli akan berubah. Perubahan tersebut akan berimbas pada mesin yang cepat panas, komponen di dalamnya aus, dan berpotensi memicu kebakaran. Selain itu, pastikan kamu juga rutin mengecek secara visual atau melalui indera penciuman apakah terjadi kebocoran bahan bakar karena hal ini juga dapat memicu kebakaran kendaraan.

5. Dilarang Parkir Dekat Sumber Api

Tanpa sadar, pemilik mobil kadang parkir di dekat sumber api seperti tempat sampah yang baru dilakukan pembakaran sampah. Bara api dari sisa pembakaran yang terbang dapat mengenai bagian mobil yang sensitif seperti kabel kelistrikan. Mesin yang masih panas juga berisiko terbakar kalau terkena sampah plastik yang terbang terbawa angin. Oleh sebab itu, saat berhenti pastikan dulu mobil aman dari sumber panas.

6. Jangan Abaikan Panel Indikator

Panel indikator dipakai sebagai penanda bahwa ada masalah di mobil. Misalnya, ketika indikator suhu mesin naik, artinya ada masalah pada mesin mobil. Segera cek supaya tidak menjadi masalah besar bahkan berakibat mobil terbakar sendiri. Kontak tim Emergency Road Assistance (ERA) atau bengkel langganan untuk penyelesaian masalah.

7. Pasang Alat Pemadam Api Ringan

Kamu bisa memasang alat pemadam api ringan (APAR) di dalam kabin mobil sebagai upaya memadamkan api yang membakar mobil. Terkait jenis dan penempatan APAR bisa dikonsultasikan dengan petugas bengkel, termasuk mempelajari cara mengoperasikannya. Sebagian informasi, mobil-mobil baru saat ini sudah dilengkapi APAR, tempat penyimpanannya sebagian besar berada di bawah bangku penumpang depan sebelah pengemudi.

(lua/din)