7 Penyebab Mobil Boros Bensin

Tim detikcom - detikOto
Senin, 15 Mar 2021 05:52 WIB
Test Drive Suzuki Ertiga di Pantai Pandawa, Bali
Penyebab mobil boros bahan bakar. Foto: dok Suzuki
Jakarta -

Setiap pengendara mobil tentunya ingin konsumsi bahan bakar di kendaraannya irit atau tidak boros. Tapi kalau Anda sudah berkendara secara eco driving, namun konsumsi bahan bakar tetap boros, artinya mobil yang Anda kendarai mengalami beberapa masalah teknis.

Dikutip dari laman Suzuki, ada 7 penyebab konsumsi bahan bakar mobil boros tanpa disadari. Mulai dari telat mengganti oli mesin, hingga knalpot yang mengalami kebocoran. Berikut penjelasannya.

1. Terlambat mengganti oli

Penyebab mobil boros bensin yang satu ini umum terjadi, di mana pengendara terus menunda servis mobilnya. Padahal ketika rutin diservis, otomatis oli pada mobil akan diganti. Ini penting, terlebih untuk mobil yang dipakai setiap hari.

Jarak rata-rata setiap mobil untuk ganti oli adalah 5.000 km. Apabila melewati jarak tersebut, maka bisa mengakibatkan penurunan kualitas pada oli. Akibatnya, kinerja mesin berkurang dan menyebabkan bensin menjadi boros.

2. Masalah pada ban

Ban juga bisa berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar, lho. Misal mobil yang dimodifikasi menggunakan ukuran ban yang lebih besar, ini akan bikin bahan bakar boros lantaran beban gesek pada ban dan bobotnya akan bertambah. Laju mobil otomatis akan terhambat dan sudah pasti akan boros bensin. Jadi pastikan bahwa ukuran ban yang digunakan sudah standar.

Selain ukuran ban yang besar, masalah lainnya adalah tetap menggunakan ban kempis atau yang sudah gundul. Ban yang sudah botak juga meningkatkan gesekan dengan aspal.

3. Filter bensin kotor

Filter bensin adalah bagian yang wajib dibersihkan tepat waktu. Filter bensin harus dibersihkan dan wajib diganti setiap interval 30 ribu km hingga 40 ribu km. Tujuannya agar bensin yang disalurkan ke ruang bakar selalu bersih.

Ketika bensin yang dipasok kotor, maka akan membuat lebih boros BBM karena kotoran yang masuk ke ruang bakar. Tentu saja jika dibiarkan terus menerus akan menimbulkan kerusakan pada ruang bakar mobil.

4. Filter udara kotor

Selain filter bensin, bagian yang juga perlu dibersihkan secara rutin adalah filter udara. Mesin mobil butuh suplai udara bersih, sehingga mesin bisa bekerja dengan maksimal. Filter udara yang kotor akan mengurangi pasokan udara bersih ke dalam mesin.

Bentuk dari filter udara ini seperti kertas dan memiliki pori yang berfungsi untuk menyaring kotoran. Sehingga kotoran seperti debu tidak akan masuk ke dalam mesin. Debu yang menyangkut pada bagian kain ini kian lama akan menumpuk.

Dampak buruk yang terjadi jika filter udara dibiarkan kotor adalah berkurangnya udara masuk ke dalam mesin. Hasilnya adalah piston bekerja dengan berat, sehingga Anda harus menginjak pedal gas lebih dalam agar bertenaga dan membuat bensin boros.

5. Penggunaan AC yang terlalu dingin

Semua mobil kini sudah dilengkapi dengan Air Conditioner. Kehadiran AC dalam kabin membuat penumpang nyaman, tapi perhatikan juga bagaimana cara menggunakannya.

Saat siang hari ketika cuaca panas, kebanyakan orang cenderung menghidupkan AC sampai paling dingin. Padahal cara ini salah karena semakin dingin AC, maka bahan bakar yang digunakan juga semakin banyak.

Saat suhu AC sangat dingin, maka kompresor yang memompa refrigrant akan membagi daya. Efeknya, power mesin terkuras banyak dan kompresor AC bekerja lebih keras. Kemudian ketika berkendara, Anda harus menginjak pedal gas dalam-dalam, otomatis bensin yang digunakan untuk pembakaran tersedot lebih banyak.

6. Pakai bahan bakar yang tidak tepat

Penyebab bensin boros juga bisa dikarenakan salah menggunakan bahan bakar. Penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai rekomendasi pabrikan, bisa membuat sistem pembakaran tidak sempurna.

7. Kebocoran pada knalpot

Bagian knalpot seringkali luput dari perhatian, karena knalpot bocor bisa jadi sumber penyebab bensin boros. Gas buangan dari pembakaran bahan bakar dilakukan melalui knalpot. Ketika sistem bermasalah pada pembuangan gas seperti bocor, maka bensin yang digunakan akan lebih besar. Sebaiknya perhatikan ketika terjadi knalpot bocor pada mobil dan harus segera diatasi.



Simak Video "Mobil Jarang Dipakai, Wajibkah Ganti Oli?"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/rgr)