Kamis, 29 Okt 2020 15:55 WIB

Ini Pentingnya Menyalakan AC Mobil saat Hujan

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Setelah pagi tadi kemacetan terjadi di Tol Halim yang mengarah ke Tol Dalam Kota, Cawang, Jakarta Timur, Sore ini Kemacetan kembali terjadi di Tol Dalam Kota dan Jalan Gatot Subroto. Ini potretnya. Manfaat menyalakan AC mobil saat berkendara di musim hujan Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Libur panjang di akhir pekan ini bakal dimanfaatkan banyak orang untuk bepergian. Mobil pribadi jadi pilihan transportasi, tetapi liburan menggunakan mobil pribadi di musim hujan seperti ini harus memperhatikan banyak hal, Salah satunya adalah kondisi Air Conditioner (AC) atau penyejuk udara.

AC mobil ternyata tak cuma penunjang kenyamanan berkendara. Lebih dari itu, kondisi AC juga menunjang keselamatan berkendara, terutama saat musim hujan.

"Sekarang musim hujan, kita juga harus memastikan sistem AC bekerja dengan baik," kata Service Manager Auto2000 Cilandak, Suparna, kepada detikcom.

Menurut Suparna, sistem AC yang rusak sehingga membuat kabin lebih panas bakal menyebabkan kaca mengembun saat hujan. Embun yang menutup kaca mobil biasanya disebabkan karena adanya perbedaan suhu antara udara di dalam kabin mobil dan suhu di luar. Suhu di luar kabin saat hujan biasanya akan lebih dingin dibandingkan dengan di kabin dan inilah yang menyebabkan munculnya embun pada kaca.

Satu langkah mudah untuk menyingkirkan embun pada kaca mobil adalah dengan cukup menyalakan AC yang merupakan sistem penyejuk udara di dalam kabin mobil. Tujuannya supaya kaca mobil tidak berembun dan tidak menyebabkan terganggunya jarak pandang pengemudi.

"Yang terjadi adalah terjadi kondensasi di sekitar kaca depan, samping, belakang. Dan itu sangat berbahaya. Kadang kala saat kita buka pun sebentar akhirnya mengembun lagi. Berbahaya sekali karena visibilitas dari pengendara sangat-sangat riskan. Jadi sistem AC harus dipastikan baik adanya," tegas Suparna.

Termasuk dalam hal visibilitas, Suparna juga menyarankan agar pengendara memperhatikan kondisi wiper beserta washer-nya. Pastikan wiper bisa menyapu kaca depan dengan baik.

"Biasanya karet wiper yang sudah lama, elastisitasnya berkurang, dia tidak bisa menyeka, saat hujan diseka malah tambah gelap," ujar Suparna. Penyekaan wiper yang tidak sempurna bakal mengganggu visibilitas pengendara.

Selain itu, kondisi washer atau air wiper juga perlu diperhatikan. Anda juga bisa menambahkan cairan khusus di washer untuk membersihkan kaca dari kotoran-kotoran. Namun, Suparna tidak menyarankan washer menggunakan sabun deterjen.



Simak Video "Motor Listrik Mengaspal di Kota Bandung"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/riar)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com