Jumat, 05 Jun 2020 11:11 WIB

Banjir Rob Melanda, Pahami Bahaya Air Laut pada Kendaraan

Luthfi Anshori - detikOto
Kendaraan bermotor menembus jalan raya pantura Demak KM 8 ruas Demak-Semarang yang terendam limpasan air laut ke daratan (rob) di Demak, Jawa Tengah, Rabu (13/5/2020). Banjir rob yang melimpas ke jalur utama pantura Demak setinggi sekitar 15-40 sentimeter itu menyebabkan kemacetan lalu lintas sepanjang sekitar 7,5 kilometer dari arah Kabupaten Demak menuju Kota Semarang dan sepanjang sekitar satu kilometer dari arah Kota Semarang menuju Kabupaten Demak. ANTARA FOTO/Aji Styawan/foc. Banjir rob di jalur Pantura, Demak, Jawa Tengah.Foto: ANTARA FOTO/AJI STYAWAN
Jakarta -

Banjir rob (akibat air laut pasang) sedang melanda wilayah pesisir utara laut Jawa. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan banjir rob akan terjadi hingga Sabtu 6 Juni 2020.

Bagi Anda pemilik kendaraan bermotor yang tinggal di daerah rawan banjir rob, wajib memahami bahaya air laut jika mengenai sepeda motor maupun mobil. Seperti disampaikan mekanik Astra Motor Dewi Sartika Cawang, Widodo Tri Lumaksono, air laut bisa merusak komponen pada sepeda motor.

"Air laut yang mengandung garam bisa merusak benda-benda logam pada sepeda motor. Itu bisa menimbulkan karat dan membuat komponen logam itu jadi rapuh," bilang Widodo, dihubungi detikOto, Jumat (5/6/2020).

Adapun komponen logam dan besi pada sepeda motor terdapat pada bagian pelek, sasis, rem cakram, pipa knalpot, hingga sokbreker. Jika ketinggian banjir rob cukup dalam, itu bisa merendam seluruh komponen-komponen tersebut.

Efek lebih besar bisa terjadi pada kendaraan roda empat alias mobil. Seperti dijelaskan Service Manager Auto2000 Cilandak, Suparna, mobil yang sering terkena genangan air laut, maka tingkat korosifnya akan jauh lebih besar.

"Kadang kala sampai body/plat kendaraan terlihat menggelembung di bagian cat luarnya dan setelah ditekan ternyata plat sudah keropos. Bahkan kadang tidak sedikit pula frame (rangka) bagian bawah kendaraan juga mengalami keropos di bagian-bagian tertentu," ungkap Suparna, kepada detikOto.

Jika sepeda motor atau mobil yang Anda kendarai baru saja melewati genangan banjir rob, solusi pendeknya adalah dengan mencuci langsung kendaraan tersebut.

"Bagi kendaraan yang hanya sesekali terkena terpaan air laut, solusinya bisa dengan secepatnya mencuci kendaraan menggunakan cuci steam. Tujuannya agar kandungan garam yang menempel di kendaraan terutama bagian bawah kendaraan bisa rontok," saran Suparna.

"Perawatan paling gampang jika sepeda motor terkena banjir rob ya itu, rajin-rajin menyiram motor dengan air bersih," kata Widodo, memberi pernyataan serupa.

Sebagai informasi, banjir rob di pesisir utara Jawa dipicu oleh kombinasi antara periode pasang air laut bersama dengan adanya rambatan gelombang tinggi dari Samudera Hindia.

"Potensi tersebut disebabkan oleh kondisi pasang air laut yang cukup tinggi di beberapa wilayah Indonesia akibat fase bulan purnama (full moon/spring tide). Selain dari faktor astronomis tersebut, terdapat faktor meteorologis berupa potensi gelombang tinggi yang diprakirakan terjadi mencapai 2,5 meter hingga 4,0 meter di Laut Jawa," kata Plt Deputi Bidang Meteorologi Herizal, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/6/2020).



Simak Video "Akses Jalan Raya Pluit Masih Tergenang Banjir Rob"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com