Minggu, 24 Mei 2020 15:58 WIB

Sulitkah Merawat Mobil Bensin Bermesin Turbo?

Ridwan Arifin - detikOto
Test Drive Glory 560 ke Sukabumi DFSK Glory 560 punya bekal turbo Foto: Luthfi Anshori
Jakarta -

Turbocharge jadi komponen yang kini kerap terpasang pada mobil penumpang berbahan bakar bensin. Komponen ini bisa mendongkrak secara instan tenaga mobil, lalu apakah merawatnya lebih menyulitkan ketimbang mobil non turbo?

"Perawatan mesin turbo sebenarnya sama dengan mesin biasa, cuma memang karena internal part berupa baling-baling, as, dan bearing," ujar Technical Manager PT Sokonindo Automobile (DFSK), Sugiartono saat konferensi virtual di Jakarta, beberapa waktu yang lalu.

"Yang menjadi sangat berisiko bearing ini kalau memang tidak pernah berputar atau bekerja, as dan bearing ini yang terbuat dari stainless besi itu ada kemungkinan terjadi karat atau macet," sambung dia.

Sugi melanjutkan perawatan khusus untuk komponen turbo tidak ada. Namun ia merekomendasikan agar mobil tidak didiamkan terlalu lama. Paling tidak mesin mobil dipanaskan minimal 5 hari sekali, hal ini dilakukan agar oli mengalir untuk melumaskan turbin.

"Menghidupkan mesin dalam interval waktu tertentu tiap lima hari sekali, hidupkan selama lima menit sudah cukup merawat mesin, ac, kelistrikan termasuk juga turbo, karena turbonya akan berputar," jelasnya.

Selanjutnya, seperti disitat dari laman Hyundai, pemilik disarankan untuk menggunakan bahan bakar berkualitas. Sebab hasilnya pembakaran juga akan lebih baik, karena proses pembakaran di ruang mesin bakal lebih sempurna dan tidak meninggalkan sisa gas buang yang masih mengandung partikel, dan bisa menempel pada turbin turbo dan ikut terbakar sehingga menyebabkan turbin terbakar dan terkikis.



Simak Video "Tampang dan Fitur Baru di Honda CBR250RR"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com