Senin, 16 Des 2019 08:38 WIB

Jangan Sekali-kali Over Kredit Kendaraan Tanpa Diketahui Leasing

Luthfi Anshori - detikOto
Foto: Shutterstock
Jakarta - Membeli kendaraan secara over kredit bisa jadi opsi menarik bagi konsumen. Sebab si pihak penerima over kredit tinggal meneruskan angsuran dari pihak pertama. Tapi jangan sekali-kali melakukan over kredit tanpa diketahui pihak leasing ya, sebab itu berpotensi merugikan kedua belah pihak.

"Nggak boleh misalnya, pemilik pertama langsung bilang, 'Ini nih BPKB sisa, kamu lunasin aja kredit'. Nah ini akan berisiko," kata Direktur Operasional BCA Finance, Sugito Lie, dihubungi detikcom, belum lama ini.



Seperti apa risikonya? Menurut Sugito, seandainya sisa kredit diteruskan pemilik kedua dan sudah lunas, pihak leasing belum tahu jika kewajiban angsuran sudah berpindah tangan. Jadi asumsinya, kredit masih dilakukan oleh pemilik lama.

"Terus tiba-tiba pemilik baru ini mau ambil BPKB, tentu bagi kita lembaga pembiayaan kan ingin proteksi konsumen ya. Kita nggak mungkin serahkan, karena di tempat kita otomatis nama yang tertera masih pemilik yang pertama," terang Sugito.



Tak hanya dari pihak konsumen baru, dari pihak konsumen lama juga bisa dirugikan dengan adanya over kredit tanpa sepengetahuan leasing.

"Misalnya konsumen baru itu setorannya macet, pasti yang akan ditagih dan dikejar pemilik pertama. Itu akan merugikan," jelas Sugito.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Mode Berkendara yang Bikin VW Tiguan Ungguli SUV Lain"
[Gambas:Video 20detik]
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com