Rabu, 09 Okt 2019 21:22 WIB

Kena Prank 'Montir Nakal' di Puncak, Jangan Grasa-grusu

Ridwan Arifin - detikOto
Jalan Puncak Bogor Foto: Farhan/ detikcom Jalan Puncak Bogor Foto: Farhan/ detikcom
Jakarta - Belum lama ini jagat maya diramaikan oleh cerita terkait montir nakal yang terjadi di wilayah Puncak, Bogor. Perkara masalah mobil memang tidak semua pengemudi menguasai namun satu hal yang perlu menjadi perhatian adalah tidak grasa grusu dalam mengambil keputusan.

"Sebaiknya tetap tenang, jangan panik, dan tetap kendarai kendaraan," Koordinator Eksekutif Technical Service Astra Daihatsu Motor Anjar Rosadi saat dihubungi detikcom, Rabu (9/10/2019).



Anjar melanjutkan dengan ketenangan, pengemudi tetap bisa memastikan kinerja komponen kendaraan. Bila hendak melakukan pengawasan lebih lanjut sebaiknya di tempat yang dirasa ramai dan aman.

"Sepanjang tidak ada hal-hal yang abnormal terkait fungsi-fungsi kendaraan. Lanjutkan saja, nanti di tempat yang aman atau ramai, baru dipastikan kondisinya," kata Anjar.

Bahkan kabarnya modus nakal tersebut sudah terjadi beberapa tahun ke belakang. Modusnya, montir itu akan menyatakan salah satu komponen mobil rusak dan harus diganti dan mematok harga.



Hal itu diceritakan oleh Founder & Instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu.

"Saya pernah pakai mobil zaman dulu itu 35 tahun yang lalu dari Jakarta ke Bandung, itu lagi macet-macet tahu-tahu mobil mogok. tapi begitu kita berhenti, datang dua orang. Dia bilang karburator rusak. Saya namanya masih muda, namanya belum tahu zaman dulu ya dibongkar sama dia. Kena tuh zaman dulu Rp 125 ribu. Setelah lama baru tahu itu permainan mereka. Selang bensin yang dicopot," kata Jusri membagikan kisahnya kepada detikcom melalui sambungan telepon, Rabu (9/10/2019).

Simak Video "Sistem 2-1 Ditunda, Jalur Puncak Kembali Pakai One Way"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com