Kamis, 29 Agu 2019 12:54 WIB

10 Tips Berkendara Irit ala Ertiga

M Luthfi Andika - detikOto
Foto: Dok. Suzuki Foto: Dok. Suzuki
Jakarta - Saat ini pemerintah tengah fokus untuk bisa menekan emisi gas buang, demi mewujudkan lingkungan yang bersih. Bahkan langkah pasti diambil pemerintah, dengan mengeluarkan aturan kendaraan listrik.

Tapi sebenarnya sebelum langkah itu diambil, ada satu langkah yang bisa dipilih untuk bisa menekan emisi gas buang. Yakni dengan cara berkendara dengan irit agar penggunaan bahan bakar tidak terlalu banyak, yang berdampak pada emisi gas buang.



Seperti yang disampaikan Direktur Pemasaran 4 Roda PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Dony Saputra di Cirebon.

"Kalau selama ini sedang hangat-hangatnya adanya regulasi mobil listrik. Semuanya bermuara agar kita mengurangi ketergantungan dari energi yang tidak terbarukan. Akan tetapi kami juga melihat, produk baru lainnya bisa hybrid dan listrik," kata Donny.

All New ErtigaAll New Ertiga Foto: Ilustrasi Fuad Hasim


"Tapi mobil yang sudah beredar bagaimana, bagaimana masyarakat sudah memiliki mobil. Setidaknya ada improvement yang sudah kami lakukan untuk kendaraan, yakni penggunaan bahan bakar yang bisa diefisienkan, dan produk kami sudah memiliki efisiensi yang sangat tinggi. Mobil Ertiga kami sudah irit, tidak hanya faktor mobil, faktor manusia-nya juga berpengaruh," tambah Donny.



Dan di kesempatan All New Ertiga Tripventure, Suzuki membocorkan bagaimana Suzuki All New Ertiga bisa semakin irit saat dikendarai, dengan perilaku berkendara yang baik dan benar. Penasaran, berikut tipsnya:

1. Akselerasi Perlahan

Dengan akselerasi yang sedikit lebih perlahan (akselerasi 20 km/jam selama 5 detik saat mulai-Red), akan mengurangi konsumsi bahan bakar sekitar 11 persen.

2. Mengemudi dengan Sedikit Akselerasi dan Deselerasi

Mengemudi dengan kecepatan yang tetap (konstan) dengan jarak yang cukup dan kecepatan yang aman berdasarkan pada keadaan lalu lintas antar mobil.

3. Melepas/ Tidak Menekan Pedal Akselerator

Ini dimaksudkan untuk menggunakan engine brake, mesin akan menghentikan supply bahan bakar dan penggunaan bahan bakar menurun sekitar 2 persen.

4. Kurangi Penggunaan AC

Mencegah suhu yang terlalu dingin dalam ruang kabin. Jika menggunakan AC dengan suhu 25 derajat celcius maka akan meningkatkan penggunaan bahan bakar sekitar 12 persen.

5. Stop Idling

(Jangan biarkan mesin menyala dengan kondisi idle dalam waktu lama.) Mobil menggunakan sekitar 130cc bahan bakar, ketika mesin idling selama 10 menit (Kondisi Netral dengan AC dalam keadaan mati).

6. Memanaskan Mesin dengan Tepat

Bergerak segera setelah mesin di hidupkan. Karena memanaskan mesin terlalu lama bisa meningkatkan konsumsi bahan bakar. Disarankan memanaskan mesin itu kurang lebih 3 menit saja. Atau saat petunjuk suhu mesin memberikan tanda, segeralah bergerak.

7. Pantau Informasi Lalu Lintas

Ketika berkendara dalam perjalanan yang di tempuh selama 1 jam, dan kita kehilangan waktu mengemudi (Missing Drive) selasa 10 menit karena macet, dll, maka konsumsi bahan bakar akan meningkat sekitar 14 persen.

8. Cek Tekanan Udara ban

Jika tekanan udara ban berkurang 50 kPa (0,5 kg/cm2) dari tekanan normal, akan terjadi peningkatan konsumsi bahan bakar sekitar 2-4 persen.

9. Jangan Membawa Barang yang Tidak Diperlukan

Ketika berkendara dengan membawa barang yang beratnya sekitar 100 kg, akan menigkatkan konsumsi bahan bakar sekitar 3 persen.

10. Perhatikan Area parkir

Hindari parkir ilegal untuk mencegah kemacetan. Parkir tidak pada tempatnya dapat mengganggu kelancaran berkendara dan menyebabkan kecepatan arus lalu lintas. Jika kecepatan berubah dari 40 km/jam menjadi 20 km/jam, akan menyebabkan konsumsi bahan bakar meningkat sekitar 31 persen.

Simak Video "Tung, Truntung, Tung! Komunitas Mobil Truntung Resmi Berdiri"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com