Rabu, 21 Agu 2019 07:11 WIB

Berburu Mobil Klasik Jangan Tergiur Mesin Apik

Luthfi Anshori - detikOto
Buick Super 1949, Mobil Dinas Kepresidenan Era Sukarno. Foto: Ari Saputra Buick Super 1949, Mobil Dinas Kepresidenan Era Sukarno. Foto: Ari Saputra
Jakarta - Mobil klasik jadi salah satu objek yang kerap diburu kolektor otomotif. Bukan semata membeli bentuk fisiknya, para kolektor biasanya tertarik dengan nilai sejarah atau latar belakang kepemilikan mobil tersebut sebelumnya.

Mobil-mobil klasik bekas pejabat negara atau yang bertemakan limited edition biasanya dicari oleh para kolektor dunia. Nah, jika Anda termasuk salah satu orang yang sedang berburu kendaraan roda empat tua, sebaiknya lebih cermat saat memutuskan membeli mobil klasik.

Buick Super 1949 mobil klasik bekas Bung Karno.Buick Super 1949 mobil klasik bekas Bung Karno. Foto: Ari Saputra


Dijelaskan pengelola Hauwke's Auto Gallery, Laurent Setjodiningrat, saat pertama kali ingin membeli mobil klasik, sebaiknya perhatikan sisi originalitas mobil tersebut. Dalam hal ini, tampilan eksterior dan aksesori jadi poin prioritas yang harus dicek dengan teliti.



"Jadi yang paling kita utamain kalau dapat mobil, in-general untuk mobil tua, itu yang pasti kosmetiknya harus lengkap, dalam arti list body, krom-kroman, kaca. Itu harus ada dan ori," kata Laurent, ditemui detikcom, di Jakarta Selatan.

Sebab menurut Laurent, komponen-komponen itu yang akan susah dicari. Terutama mengingat mobil klasik adalah mobil tua yang belum tentu si produsen memproduksi part-nya terus-menerus supaya tetap tersedia.



Beda halnya dengan komponen mesin yang kebanyakan masih ada yang diproduksi hingga saat ini. "Kalau komponen mekanikal part kan mereka pasti udah produksi untuk nantinya diganti. Tapi kalau list body, grille, dan lain sebagainya kan nggak," lanjut Laurent.

Cadillac Fleetwood Series 75 Limousine, mobil yang juga pernah dipakai Sukarno. Cadillac Fleetwood Series 75 Limousine, mobil yang juga pernah dipakai Sukarno. Foto: Rangga Rahadiansyah


Laurent juga mengatakan part-part yang bersifat mekanikal lebih gampang ditemui saat ini. Sehingga tidak perlu ada kekhawatiran berlebih ketika sebuah mobil klasik mengalami kendala di sektor mesin.

"Komponennya masih sangat gampang ditemui di situs online. Contoh kayak Buick Super 1949, sparepart-nya masih banyak dan harganya juga cukup terjangkau," terang Laurent.

Simak Video "HUT Ke-74 RI, Mobil Klasik Era Suharto-Habibie Mejeng di Istana"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com