Senin, 13 Mei 2019 17:46 WIB

Jarang Digunakan, Memanaskan Mobil Tak Perlu Lama-lama

Ruly Kurniawan - detikOto
Ilustrasi Foto: Mindra Purnomo Ilustrasi Foto: Mindra Purnomo
Jakarta - Pada bulan Ramadhan ini, tak jarang mobil pribadi yang lebih banyak nganggur di rumah. Alasannya beragam, mulai dari yang ingin menghemat energi hingga agar bisa pulang dengan lebih cepat dengan menggunakan menggunakan ojol atau ojek online.

Walau seperti itu, bukan berarti boleh abai dengan mobil kesayangan ya detikers. Sebab, hal tersebut bisa jadi membuat mobil detikers jadi mogok. Maka ada baiknya untuk memanaskan mobil paling tidak seminggu sekali.



"Yah bila mobil tidak digunakan selama satu minggu, satu kali saja di panaskan kurang lebih 15 menit agar oli naik kembali," ujar After Sales Technical Manager Wuling Motors, Fanda Dritanto kepada detikcom, Jakarta, Senin (13/5/2019).

Namun bila detikers cukup rajin untuk memanaskan mobil yakni satu kali dalam sehari atau dua hari, memanaskan mobil tidak perlu berlama-lama.



"Zaman sekarang, panaskan mobil sampai temperatur normal saja (bila mobil tidak diam dalam waktu lama). Bisa di lihat dari meter temperatur," ujar Fanda.

"Bila tidak ada meter temperatur, biasanya ada lampu indikator temperatur. Nah sampai lampu tersebut mati saja," tambah dia lagi.

Memanaskan mobil dalam waktu yang lama tidak merubah performa atau kelancaran oli. Malah bisa-bisa menghabiskan bensin. Tetapi bila mobil sudah diam dalam waktu lama seperti satu minggu, ceritanya berbeda lagi. (ruk/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed