Senin, 22 Apr 2019 20:40 WIB

Rawat Mobil Hybrid Itu Tidak Sulit

Rizki Pratama - detikOto
Toyota C-HR Hybrid Foto: Agung Pambudhy Toyota C-HR Hybrid Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Mobil hybrid memang masih jarang malang melintang di atas aspal Indonesia, namun tak bisa dipungkiri ke depannya populasi mobil ini akan terus bertambah mengingat dorongan pakar lingkungan untuk mengurangi polusi dari emisi kendaraan.

Sayang sekali keinginan tersebut masih terbentur dengan minimnya pengetahuan masyarakat terhadap mobil minim emisi ini. Anggapan terhadap teknologi baru yang masih belum dipercaya dan terjamin menjadi bayang-bayang konsumen untuk beralih ke mobil bertenaga listrik seperti hybrid.



Salah satu perhatian konsumen terhadap kepemilikan mobil adalah masalah perawatan. Untuk mobil hybrid sendiri sebenarnya tidak sesulit perawatan mobil listrik sepenuhnya. Perlu diingat bahwa hybrid adalah jenis mobil yang memadukan penggerak bertenaga listrik dan juga mesin pembakaran.

"Sebenarnya ga terlalu banyak beda ya (perawatan), perbedaan utama adalah di baterai tapi mesin kan sama. Tetap harus ganti oli tetap maintenance," ujar Marketing Director PT Toyota Astra Motor, Anton Jimmi usai meluncurkan C-HR Hybrid pada Senin (22/4/2019) di kawasan Senayan, Jakarta Pusat.



Anton menambahkan dalam perawatan mobil hybrid yang perlu diperhatikan adalah filternya. Filter tersebut berfungsi agar baterai tetap bersih.

"Yang perlu dijaga sebenarnya adalah filternya itu untuk menjaga kebersihan baterainya sendiri. Kalau rutin servis di bengkel sebenarnya ga ada masalah, biaya juga ga terlalu jauh beda" kata Anton.

Demi meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap mobil hybrid pun Toyota memberikan jaminan 5 tahun untuk baterainya. Hal ini merupakan sebuah jaminan yang kuat untuk konsumen mengingat baterai motor listrik di mobil sendiri harganya sangat mahal.



"Sejak tahun lalu memberikan extended warranty untuk baterai dalam waktu 5 tahun. Mesin biasa kan 3 tahun, baterai kita berikan 5 tahun karena kita ingin berikan confident kualitas baterai kita," ungkap Anton.

Harga baterai model hybrid Toyota seperti Camry dan Alphard sendiri terbilang besar. Anton mengungkapkan untuk kedua model tersebut harga baterainya bisa mencapai Rp 40-50 juta. Sedangkan C-HR yang baru saja diluncurkan berada sedikit di bawahnya.

"Baterai C-HR kurang tau saya angkanya, tapi untuk Camry harganya 40-50 juta. C-HR harusnya di bawah karena kapasitas lebih kecil tapi ga akan semurah misal 10 juta. Teknologi sama tapi kapasitasnya beda. Chr mesin 1800cc lebih kecil, kalau Alphard Camry 2500cc berarti motor listriknya lebih besar," tutup Anton. (rip/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com