Rabu, 17 Apr 2019 16:11 WIB

Tidur Saat Mobil Berhenti Bahaya Lho!

Dina Rayanti - detikOto
Ilustrasi tidur di mobil. Foto: Dok. Wuling Indonesia Ilustrasi tidur di mobil. Foto: Dok. Wuling Indonesia
Jakarta - Menunggu memang membosankan. Apalagi jika harus menunggu di mobil dengan kondisi AC menyala, bisa-bisa malah ketiduran. detikers ada yang punya kebiasaan tidur di mobil ketika mesin masih menyala? Jika iya, sebaiknya kebiasaan tersebut mulai dihindari ya karena berbahaya untuk kesehatan.

Mengutip situs resmi Wuling Indonesia, gas karbon monoksida di dalam mobil bisa saja bocor. Seperti diketahui gas karbon monoksida sangat berbahaya bagi tubuh dan bisa menyebabkan kematian jika dihirup terlalu banyak.


Kalau memiliki kebiasaan tertidur dalam mobil ketika AC menyala, bisa jadi kita tidak menyadari apabila gas karbon monoksida tersebut bocor dan terhirup ke dalam tubuh.

Itulah mengapa detikers arus menghindari kebiasaan tersebut. Cara lain untuk mencegah gas karbon monoksida terhirup secara tidak sengaja adalah mengusahakan kaca mobil tidak terus menerus dalam keadaan tertutup.

Hal ini akan membantu sirkulasi udara yang lebih baik-udara yang Anda hembuskan akan tergantikan dengan udara yang dari luar mobil, sehingga Anda akan menghirup udara yang lebih segar.


Selain itu, memeriksakan kondisi mobil secara rutin juga bisa dilakukan. Dengan pemeriksaan rutin, setiap saluran udara, system pendingin ruangan, saluran pembuangan gas, dan sebagainya akan diperiksa dengan sebaik-baiknya oleh montir-montir resmi kami yang sudah berpengalaman.

Servis rutin merupakan langkah preventif terbaik dan akan menghindarkan dari kemungkinan terburuk yang mungkin akan mengancam kesehatan Anda selama berkendara. (dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed