Minggu, 10 Mar 2019 07:12 WIB

Punya Kebiasaan Gini Sama Mobil Matik? Hati-hati Jadi Cepat Rusak

Dina Rayanti - detikOto
Ilustrasi mobil matik. Foto: Toyota Astra Motor Ilustrasi mobil matik. Foto: Toyota Astra Motor
Jakarta - Punya mobil memang harus dirawat supaya bisa awet digunakan dan berumur panjang. Apalagi kalau mobil punya transmisi otomatis alias matik yang membutuhkan perlakuan ekstra dibandingkan dengan mobil manual.

Walaupun mobil-mobil matik zaman now sudah semakin canggih, tetap saja harus dirawat dengan baik. Meski begitu kadang kita tidak menyadari kalau beberapa kebiasaan yang terus menerus dilakukan pada mobil matik justru dapat cepat merusaknya.


Berikut mengutip Top Gear, Minggu (9/3/2019), tiga kebiasaan buruk yang membuat transmisi matik cepat rusak. Apa saja ya?

Dalam kondisi terburu-buru terkadang tidak disadari kita mengoperasikan gigi yang tidak seharusnya saat mobil sedang berjalan. Misalnya saat sedang memarkir mundur dan mobil masih berjalan ke belakang, namun belum tuntas mundur gigi malah buru-buru pindah ke posisi 'D' alias Drive.

Di beberapa sistem kebiasaan tersebut memang masih bisa ditolerir, namun kalau terus menerus dilakukan transmisi matik cepat aus. Ada baiknya kalau ingin memindahkan gigi mobil harus berhenti terlebih dahulu.

Mobil digeber pada posisi Netral kemudian ketika rpm sudah tinggi, gigi dipindahkan ke Drive juga termasuk salah satu kebiasaan buruk pada mobil matik. Melakukan hal tersebut dapat memberi tekanan yang tidak seharusnya pada komponen transmisi mobil matik Anda. Kalau keseringan transmisi bisa cepat rusak.


Hal yang paling baik dilakukan adalah tak perlu menggeber mobil sebelum memindahkan posisi ke D.

Terakhir memindahkan gigi ke posisi 'P' saat mobil sedang berjalan. Seperti diketahui 'P' pada mobil matik disesuaikan saat mobil sudah terparkir.

Di bagian girboks transmisi matik terdapat sebuah pin yang menghubungkan cincin dengan poros luar transmisi. Dalam pin itu terdapat pegas. Jika mobil masih bergerak padahal posisi gigi sudah P, pin tak terhubung dengan poros transmisi tersebut. Lama-kelamaan kalau kebiasaan tersebut dibiarkan pin malah bisa cepat rusak.



Simak Juga 'Usai Mobil Bermuka Dua, Kini Muncul Sedan Beroda 8 dari Bandung':

[Gambas:Video 20detik]

(dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed