Minggu, 03 Mar 2019 16:04 WIB

Cara Aman Mengemudikan Supercar di Jalan Tol

Luthfi Anshori - detikOto
Foto: Dok. Ferrari Jakarta & FOCI Foto: Dok. Ferrari Jakarta & FOCI
Solo - Kendaraan kencang seperti supercar dibekali power yang besar. Maka itu saat mengendarainya pun tidak seperti mengendarai mobil harian. Apalagi jika membawa supercar di jalan tol.

Seperti dijelaskan Presiden Ferrari Owners Club Indonesia (FOCI), Hanan Supangkat, mengendarai supercar di jalan tol sangat butuh konsentrasi tinggi. Sebab supercar yang berkecepatan tinggi sangat rentan dengan kondisi jalan berlubang dan bumpy.



"Yang penting konsentrasi lebih ditingkat kan ya. Kalau saya mengendarai Ferrari di jalan tol, fokus ke lubang jalanan. Karena kan profil ban supercar itu tipis," kata Hanan, kepada wartawan, di sela-sela kegiatan FOCI Trans Java Tour 2019.

Menurut Hanan, dengan profil yang sangat tipis, ban supercar seperti Ferrari berpotensi pecah ketika menerjang lubang dalam kecepatan tinggi. "Kalau mobil dengan profil ban yang tebal, Mungkin kena lubang nggak masalah," ujar Hanan.




Selain jebakan lubang, yang perlu juga diperhatikan adalah cara berkendara supercar saat melewati track basah. "Kalau di track basah jangan kencang-kencang, sebab bisa berakibat aquaplaning. Apalagi jalan yang terbuat dari beton. Pasti lebih licin kalau kena air," katanya lagi.

Demi safety, Hanan menyarankan untuk menurunkan kecepatan saat berkendara supercar di jalan basah. "Kalau di jalan tol kondisi kering, mungkin rata-ratanya bisa 140 km/jam. Tapi kalau huja, diturunkan lah jadi 120 km/jam atau 110 km/jam biar lebih safety," pungkasnya. (lua/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed