Rabu, 19 Des 2018 16:11 WIB

Hindari Kebakaran SPBU, Petugas Jangan Takut Tegur Pengendara

M Luthfi Andika - detikOto
SPBU terbakar di Makassar Foto: SPBU terbakar
Jakarta - Perilaku yang aman sangat diperlukan saat berada di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Tentu hal ini agar tidak terjadi apa yang tidak diinginkan, salah satunya terbakarnya SPBU di jalan Abdullah Daeng Sirua, Makassar, hari ini Rabu (19/12/2018).

Nah menurut Instruktur dan Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, perilaku yang aman sangat diperlukan bagi siapa saja yang ada di SPBU. Bahkan jika ada pengendara yang nakal dan tidak mengindahkan peraturan yang ada di SPBU para petugas wajib menegur mereka.



"Bagi masyarakat sebenarnya sangat sederhana, begitu kita memasuki SPBU perilaku-perilaku yang tidak mengikuti aturan itu perlu dihindari, seperti orang menelepon itu masih ada saja. Bahkan di halaman SPBU masih ada saja yang merokok, padahal itu tidak boleh," kata Jusri.

"Ini bukan peraturan, ini untuk keselamatan. Bagi petugas jangan segan-segan menegur orang tersebut, dengan komunikasi yang sopan tentunya," tambah Jusri.

Jusri juga coba menerka bagaimana SPBU di Makassar tersebut terbakar.

"Kalau melihat kebakaran tadi itu ada unsur-unsur segitiga api, api itu tidak ada kalau ketiga unsur tadi tidak ada. Pertama oksigen, oksigennya jelas ada, kedua BBM, seperti bensin bensin, plastik, kertas, kabel-kabel. Ketiga panas, ini bisa ditimbulkan dari natural atau korslet atau listrik statis, seperti telepon," katanya.

"Kebetulan di tempat kejadian ini ada semua, kalau unsur salah satu itu tidak akan terjadi kebakaran, oleh karena itu di SPBU ada SOP sebagai larangan-larangan, contoh tidak menggunakan telepon, tidak boleh merokok, karena sumber panas. Selanjutnya tidak boleh foto, karena flash memicu elektro statis, semua barang-barang di sana harus tahan panas, kalau tidak akan melahirkan api. ini bisa memungkinkan terjadi kebakaran," tambahnya.



Namun Jusri menilai, kebakaran yang terjadi di SPBU tersebut bisa saja karena ulah pengendara.

"Bisa saja dari sisi manusia atau melanggar sesuatu yang melanggar ketentuan di SPBU tersebut. Atau bisa dari sisi kendaraan, misalnya kabel busi bocor dan menimbulkan percikan api, yang kebetulan kemungkinan banyak terjadi. Maka perlu dilakukan investigasi," tambahnya.


Tonton juga video 'Mobil Terbakar di SPBU saat Isi Pertalite':

[Gambas:Video 20detik]

(lth/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com