Selasa, 23 Okt 2018 08:40 WIB

Tips Mengetahui Batas Mobil Bagian Depan Saat Nyetir di Jalan Sempit

Rifat Sungkar - detikOto
Ilustrasi menyetir. Foto: Dadan Kuswaraharja Ilustrasi menyetir. Foto: Dadan Kuswaraharja
Jakarta - Kendaraan saat ini didesain dengan mementingkan faktor keamanan. Jika diperhatikan, evolusi dari pergerakan desain mobil dari zaman dahulu dengan zaman sekarang tergolong berbeda. Salah satunya pada bagian interior.

Di bagian dashboard mobil zaman sekarang, desainnya cenderung lebih lebar ke dalam yang dibuat dengan maksud menjauhkan posisi pengemudi dan penumpang dari kaca depan dan memberikan ruang atau crumple zone yang berguna untuk meminimalisir cedera yang terjadi jika kita mengalami kecelakaan.


Dengan desain seperti ini, pengalaman berkendara menjadi lebih nyaman karena posisi ergonomika berkendaranya pun menjadi lebih baik; posisi pedal menjadi lebih dalam dan posisi stir menjadi lebih dekat. Kedua hal ini membuat mobil semakin nyaman untuk dikendalikan.

Namun ada juga kendala dari desain dashboard pada kendaraan-kendaraan baru, yaitu menghilangkan tingkat kenyamanan pengemudi terutama bagi mereka yang telah terbiasa membawa kendaraan keluaran lama dengan desain kap mesin yang terlihat jelas.

Hal ini lantas membuat banyak pengemudi dengan mobil-mobil keluaran sekarang yang mengalami terserempet di jalan-jalan kecil akibat kesulitan mengetahui jarak depan mobilnya.

Rifat Sungkar selau pereli nasional dan Direktur Rifat Drive Labs (RDL) mengatakan, "Mobil lama itu lebih gampang diidentifikasi jarak depannya karena desain kap mesinnya mudah dilihat oleh si pengemudi."

Sebenarnya problema ini telah dipikirkan oleh para ATPM dengan mengembangkan beberapa fitur, seperti misalnya posisi jok yang dapat ditinggikan.

"Trik dari saya, bagi Anda yang membawa kendaraan masa kini yang merasa tidak terlalu tahu patokan depan mobil Anda ada di mana, saya sarankan untuk mengubah posisi duduk Anda menjadi lebih tinggi karena ini akan membuat visibiltas Anda menjadi lebih luas," ungkap Rifat.

Dengan posisi duduk rendah, memang terasa nyaman untuk berkendara, terutama di jalan-jalan bebas hambatan seperti jalan tol. Namun ketika Anda berkendara di perkotaan yang sangat padat, apalagi melewati jalan-jalan kecil yang perlu bermanuver dengan sangat cepat, ada baiknya Anda segera mengubah posisi duduk menjadi lebih tinggi.


Selain itu, pilar A pada mobil zaman sekarang juga bisa dibilang cukup besar. Hal ini juga menjadi kendala bagi pengendara karena visibilitas menjadi tidak terlalu baik. Namun sebenarnya pilar A didesain cenderung besar dengan alasan keamanan, karena titik tumpu atau titik terkuat pada suatu kecelakaan biasanya berada di pilar A.

Pada mobil zaman sekarang, ATPM juga telah melakukan evolusi untuk mengakali permasalahan ini, salah satunya adalah fasilitas kaca segitiga kecil (quarter glass).

"Pada mobil-mobil MPV atau SUV keluaran baru, biasanya ada kaca segitiga kecil yang berada di antara pilar A dengan pintu (biasa terletak di dekat spion). Fasilitas ini adalah salah satu cara lain yang dapat Anda manfaatkan atau gunakan untuk mengetahui patokan mobil Anda atau meningkatkan visibilitas berkendara Anda terutama ketika berada di jalan sempit sehingga menghindari Anda dari terserempet," pungkas Rifat. (dry/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed