Rabu, 15 Agu 2018 07:50 WIB

Konvoi Puluhan Mobil, Pecah Rombongan Jadi Beberapa Batch

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Ilustrasi Arus lalu lintas Foto: Agung Pambudhy Ilustrasi Arus lalu lintas Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Konvoi mobil kerap kali meresahkan pengguna jalan lain. Jumlahnya yang banyak dan terkesan arogan membuat citra konvoi kendaraan menjadi buruk. Padahal, dalam melakukan konvoi ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Salah satunya soal jumlah kendaraan yang ikut konvoi.

Instruktur dan Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu, mengatakan idealnya dalam sebuah konvoi itu jumlah mobil tak lebih dari 10 unit. Kalau sudah lebih dari 10 mobil, sebaiknya konvoi dipecah menjadi beberapa batch.

"Kenapa? Kalau satu grup saja isinya 10, itu kita asumsikan jarak antarmobil 50 meter, berarti sudah setengah kilometer tuh. Pasti macet kan. Kalau 30 mobil udah berapa kilometer tuh panjangnya," kata Jusri kepada detikOto, Selasa (14/8/2018).

Kalau lebih dari 10 mobil dan berusaha memperpendek rombongan dengan merapatkan jarak antarmobil, konsekuensinya akan berisiko tabrakan beruntun. Jadi, sebaiknya untuk kenyamanan dan memperkecil risiko kecelakaan, pecah rombongan konvoi dalam jumlah tertentu.

"Idealnya kalau mobil, maksimal 8 mobil atau sampai 10 mobil. Kalau saya sarankan 8 mobil maksimal," kata Jusri.

"Kemudian dibuat interval waktu antar-grup, misalnya tiap 10 menit antar-grup. Lalu grup kedua dan ketiga, ketika melihat ekor grup di depannya, maka dia segera mengurangi kecepatan. Bila perlu berhenti. Jangan sampai grup 1 dengan grup 2 nyambung, bisa tambah macet lalu lintas," sambungnya.


Simak video pecinta Fortuner konvoi bikin macet dan lawan arah

[Gambas:Video 20detik]

(rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed