Selasa, 26 Jun 2018 09:32 WIB

Wah, Parkir Mobil di Luar Ruangan Bisa Perpendek Usia Mesin

Ruly Kurniawan - detikOto
Parkir di luar ruangan. Foto: Dok. Istimewa Parkir di luar ruangan. Foto: Dok. Istimewa
Jakarta - Meskipun sudah ada imbauan dari pihak terkait, masih saja banyak pemilik kendaraan roda empat tidak memarkirkan tunggangannya di garasi. Padahal, parkir di garasi memiliki banyak manfaat. Selain dari tidak mempersempit ruas jalanan dan menjaga cat mobil agar tetap kinclong, mesin pun akan cenderung bertahan lebih lama.

Melansir Drivespark, ada beberapa alasan mengapa orang masih asik untuk parkir di tepi jalanan dibanding garasi. Mulai dari tidak tersedianya garasi di rumah sampai malas mengeluarkan biaya tambahan untuk menyewa garasi atau parkir di basement. Hasilnya, mobil mengalami hal-hal yang tidak diinginkan.



Paling tidak, parkir di garasi mencegah pencurian atau masalah vandalisme pada mobil kita. Unsur-unsur alam yang tidak diharapkan pun bisa dihindari misalkan hujan lebat dan berangin, lumpur, panas yang ekstrem (radiasi Ultra Violet), dan lain sebagainya yang bisa merusak eksterior mobil. Biasanya, mobil yang diparkir di tepi jalanan akan terkena masalah pembentukan kotoran atau asam pada cat kendaraannya.

Komponen karet di mobil seperti pipa, selang, sampai wiper bisa cepat menua dari seharusnya bila mobil tidak diparkir di garasi. Namun di atas itu semua, ternyata memarkirkan mobil di ruang terbuka bisa memperpendek usia mesin mobil itu sendiri.

Ketika mobil diparkir di dalam garasi, suhu di bawah kap mesin akan tetap stabil dan tidak berfluktuasi dengan kenaikan atau penurunan suhu di luar rumah. Ini menjaga oli mesin tetap pada viskositas optimalnya untuk engine start-up (menyalakan mesin untuk pertama kali). Sehingga, mesin mobil tetap berjalan dengan lancar dan dalam jangka panjangnya akan memperpanjang usia mesin mobil.



Kinerja AC atau pendingin ruangan di mobil pun bisa bekerja secara maksimal ketika mobil diparkir di garasi dibanding di luar. Soalnya, ketika mobil diparkir di luar suhu akan menjadi terlalu panas. Dalam hal ini, ketika AC dinyalakan, ia akan bekerja ekstra keras untuk mendinginkan interior.

Terakhir, parkir di luar garasi akan merusak bagian interior. Dasbor dan lapisan kulit interior pada akhirnya akan memudar lebih cepat. Dalam beberapa kasus ekstrem, sistem hiburan juga bakal rusak karena membran pada speaker retak sampai hancur. Ada juga kemungkinan untuk beberapa bagian penting yang tidak tahan panas dapat terkelupas.

Nah jadi sebisa mungkin jangan parkir di tepi jalan ya, Otolovers!


Video berebutan lawan parkir sampai bersilat lidah

[Gambas:Video 20detik]

(ruk/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed