Rabu, 13 Jun 2018 10:46 WIB

Perlukah Memanaskan Mesin Mobil Sebelum Dikendarai? Ini Faktanya

Dina Rayanti - detikOto
Mesin mobil. Foto: Ari Saputra Mesin mobil. Foto: Ari Saputra
Jakarta - Otolovers masih sering melakukan kebiasaan untuk memanaskan mobil sebelum pergi beraktivitas? Biasanya, kegiatan tersebut dilakukan selama beberapa menit sebelum akhirnya mobil dijalankan. Bahkan ada yang juga menunggu hingga indikator suhu mesin berada di tengah antara 'C' dan 'H'.

Ada yang mengatakan kegiatan memanaskan mobil itu baik untuk menyesuaikan suhu mesin agar siap dibawa jalan. Terlebih bagus untuk mereka yang tinggal di daerah bersuhu rendah.


Nah sebenarnya kegiatan memanaskan mobil itu tidak perlu dilakukan hingga menjadi rutinitas sehari-hari.

Apalagi untuk mobil-mobil zaman now yang sudah didesain canggih sehingga bisa menyesuaikan sekalipun dibawa ke tempat bersuhu dingin seperti detikOto kutip dari Road and Track, Rabu (13/6/2018).

Mesin yang sudah mengusung fuel-injection, ECU-nya dengan mudah bisa menyesuaikan sekalipun berada di suhu bawah 0 derajat.

Menyiapkan mesin untuk siap dibawa jalan tak lagi membutuhkan waktu lama. Tak perlu menunggunya hingga panas terlebih dahulu. Seorang ahli daei Engineering Explained, Jason bahkan sempat mencari tahu apa yang terjadi dengan mesin saat suhu dingin.


Yang ditemukan adalah oli mesin yang menyusut secara volume. Tapi dengan catatan mobil didiamkan untuk waktu yang lama. Sementara kalau mobil digunakan untuk aktivitas sehari-hari tak perlu memanaskannya. Padahal kata Jason hal itu bisa membuat bensin merembes ke oli sehingga sifat pelumasi minyak rusak.

Ini justru berpotensi meningkatkan keausan pada mobil. Mengutip dari berbagai sumber di internet, memang memanaskan mobil sebelum membawanya jalan bukanlah suatu keharusan dan tidak juga berpotensi membuat mesin mobil rusak.


Ini video Uji Irit 1 Liter Mobil MPV (dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed