Senin, 04 Jun 2018 09:49 WIB

Ban Kempes karena Kena Paku, Amankah kalau Tetap Dibawa Jalan?

Ruly Kurniawan - detikOto
Aneka ban mobil. Foto: Dadan Kuswaraharja Aneka ban mobil. Foto: Dadan Kuswaraharja
Jakarta - Meskipun sudah dipersiapkan secara matang untuk mudik dengan mobil, tetap saja ada hal-hal kecil yang menjadi masalah besar. Terkena ranjau paku, misalkan. Nah untuk Otolovers yang mengalaminya nanti jangan panik ya, soalnya walaupun ban mobil terkena paku dan kempes, kendaraan tetap bisa berjalan sampai 5 km.

Namun ada ketentuan yang mesti diperhatikan. Senior Manager Bussines Support Sales Replacement PT Gajah Tunggal Tbk Aries Abdullah mengatakan, hal itu berlaku kalau mobil belum diganti peleknya.



"Kalau mobil kena ranjau paku pastikan kita berhenti di tempat yang aman dahulu, jangan di tengah jalan dan panik. Selama dia ada peleknya, ban itu masih bisa dibuat jalan walaupun anginnya sudah habis. Kecuali kalau peleknya sudah diganti jadi lebih kecil," paparnya di Sunter, Jakarta akhir pekan kemarin.

"Kalau kondisi darurat mobil bisa kok sampai 5 km, tidak masalah," lanjut Abdullah.

Setelah sampai di tempat yang aman atau bengkel, langkah pertama yang Otolovers lakukan adalah cek kembali ban tadi. Kalau sudah terlihat benang ban sudah putus maka ban harus diganti.



"Biasanya kalau setelah diperbaiki ban masih bisa dipakai. Tapi kalau sudah terlalu jauh dibawa jalan biasanya bagian samping ban benangnya akan putus-putus. Kalau dipompa dia terlihat kembung, nah ini yang sudah tidak aman sehingga harus diganti," saran Abdullah.

Namun apabila bengkel mobil terdekat sudah tutup, Otolovers bisa menggantinya dengan ban serep. Tapi ingat, ban serep tidak boleh dibawa untuk perjalanan jauh, ya. (ruk/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed