Dalam hal ini, Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana menekankan bahwa penting sekali pengguna mobil pribadi membawa alat pemadam api ringan atau yang biasanya disingkat dengan APAR. Supaya, bila terjadi hal yang tidak diinginkan semua perlengkapan sudah tersedia.
"Yang tidak biasa di Indonesia itu salah satunya adalah mobil ada APAR-nya. Padahal alat itu penting sekali lho, ketika ingin menolong orang atau saat kira dalam kondisi tertentu. Jadi itu bukan aneh," ujarnya kepada wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, apabila mobil yang masih belum menyediakan apar, langkah pertama yang harus diambil bila terjadi kecelakaan adalah segera menjauh dan selamatkan penumpang.
"Kalau tidak ada APAR ya kita harus menjauh dari kendaraan. Bawa penumpang, itu nomor satu. Begitu kecelakaan di tol, misalkan, salah atau tidak penumpangnya, wajib hukumnya kita selamatkan dia lebih dulu," ucap Sony. (ruk/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Pasutri Ngerokok di Motor sambil Bawa Bayi-Ditegur Ngamuk, Endingnya Begini
Mobil China Bikin Mata Konsumen Indonesia Jadi Terbuka