Ini Alasan Servis Mobil Eropa Mesti di Bengkel Umum Khusus

Ruly Kurniawan - detikOto
Minggu, 17 Sep 2017 14:15 WIB
Bengkel umum mobil sport dan mobil eropa (Foto: Ruly Kurniawan)
Jakarta -

[Gambas:Video 20detik]



Diracik dengan standar dan teknologi yang berbeda, tentu saja mobil Eropa memiliki sistem yang berbeda dengan mobil Jepang. Misalnya bagian ECU pada mobil Eropa.

Oleh karena itu, Winarta selaku Kepala Operasional bengkel Hugo Car Audio Specialist yang sudah sering menangani servis interior, elektrikal, dan audio mobil Eropa mengatakan bahwa, mobil Eropa tidak boleh ditangani sembarangan. Mobil tersebut haruslah dibawa ke bengkel khusus.

"Komponen mobil Eropa itu beda banget dengan mobil Jepang, apalagi untuk mobil GT-nya yang handmade. Jadi harus dibawa ke bengkel umum khusus mobil Eropa, karena penanganannya berbeda," ujar Winarta kepada detikOto di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan.

Pada bagian tertentu, papar Winarta, mobil harus dibongkar semuanya untuk melakukan perbaikan. Apalagi yang menyentuh elektrikalnya.

"Misalkan mobil Audi. Itu kalau ingin membenarkan satu bagian, dia harus dibongkar dulu semuanya, nggak bisa langsung. Jadi harus benar-benar orang yang mengerti. Apalagi bagian elektrikal yang jelas berbeda sekali," katanya.

"Pada mobil sekelas Porsche, Maserati, atau mobil terbatas seperti seri GT, itu bukan buatan pabrikan melainkan handmade. Jadi rada sulit ngebongkar-pasangnya karena harus nurutin jahitan pada mobil," tambah Winarta.

Apabila mobil Eropa ditangani oleh sembarang montir yang tidak memahami betul seluk-beluknya, mobil tersebut berpotensi mengalami kerusakan pada bagian elektrikalnya.

"Kalau ditangani oleh sembarang orang, bisa jadi mobil malah tambah rusak khususnya di bagian elektrikal. Awalnya lampu depan nggak nyala, setelah diservis malah tambah ngaco seperti mau nutup kaca depan malah kaca samping yang ketutup. Mau sen kanan malah lampu hazard. Itu bisa kejadian, karena mobil Eropa lebih kompleks," tutup Winarta. (rgr/ddn)