"Pada dasarnya, tugas dari AC mobil hanya mendinginkan udara di dalam kabin, menjaga sirkulasi udara, dan menjaga kelembaban udara di dalam kabin," jelas Technical Service Manager PT Denso Sales Indonesia Supriyono.
Supriyono menegaskan, AC mobil tidak menghasilkan zat yang berbahaya. Biasanya yang menyebabkan bahaya adalah adanya potensi udara dari luar yang masuk ke dalam kabin.
Selain itu, kebocoran dari knalpot kendaraan, juga dapat menjadi faktor masuknya zat berbahaya seperti karbon monoksida, nitrogen oksida dan hidro karbon.
Terakhir, gas buang dari manusia berupa karbondioksida yang tidak dapat tersirkulasi dengan baik, juga sangat berbahaya jika terus-menerus berada di dalam mobil dalam kondisi tertutup rapat. (khi/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk