Namun Otolovers tahu tidak, kalau cat berbahan bakar air itu memiliki nilai positif dan negatif buat kita sebagai pemilik kendaraan. Seperti dikatakan Marketing Manager, Hendrik Susilo, PT Terang Parts Indonesia (Protera Protection).
"Sebenarnya sekarang ini cat mobil baru ada sedikit masalah, karena pabrik mobil sekarang seperti Toyota, Mitsubishi, Honda menerapkan sistem cat waterbase," kata hendrik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kenapa sekarang mereka (para pabrikan otomotif-Red) pake cat waterbase. Itu karena go green (lebih ramah lingkungan-Red). Tapi dengan pakai waterbase, cat mobil akan sangat gampang sekali baret," katanya.
"Pada saat cuci atau lap tidak hati-hati pasti langsung baret. Ya memang cat waterbase ada nilai positif dan negatifnya," katanya. (lth/ddn)













































Komentar Terbanyak
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!
Bikin Harga Tambah Mahal, Mobil di Bawah Rp 1 Miliar Diusulkan Tak Kena PPnBM