Golongan konsumen yang pertama dikatakan Owner Garasi Sunroof Jakarta, Raden Indra Dewanto, laku di kalangan komunitas.
"Kita sekarang bicara banyak komunitas, dan hampir semua yang pasang sunrooof anak komunitas. Kalau anak komuniats sudah kumpul, gathering, kalau mobilnya sudah pakai sunroof itu wah," tutur pria yang akrab disapa Dewa, kepada detikOto, di Pondok Cabe, Tangerang Selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Khairul Imam Ghozali |
Sedangkan golongan konsumen kedua, lanjut Dewa, adalah orang yang sudah berkeluarga dan mempunyai anak.
"Yang pengin juga ikut tampil. Anaknya yang biasanya suka minta, pengin mobilnya ada sunroof-nya, yang enggak ada akhirnya bikin, biar anaknya bisa lihat (keluar) kalau jalan-jalan sore. Tapi yang keluarga sih kecil lah presentasinya dibanding komunitas," ucapnya.
Namun beda lagi untuk golongan orang yang memodifikasi mobilnya dengan Original Equipment Manufacturer (OEM).
Foto: Khairul Imam Ghozali |
"Nah kaca di atas kalau orang bicara sunroof atau moonroof kaca gitu, tapi lain halnya buat kalangan yang orisinilan, isitilahnya mainnya main OEM. Kalau memang aslinya dia pelat bukan kaca, dia akan nguber itu (pelat). Contohnya kayak boxer, orisinilnya dia pelat, ya dia akan nyari pelat, enggak mau dia yang kaca," kata Dewa.
Pelat yang dikatakan Dewa sebenarnya merupakan bagian dari moonroof. Namun jika moonroof terbuat dari kaca dan transapran, beda halnya dengan pelat. "Plat kan enggak bisa lihat atapnya bodi, ketutup jadinya, tapi itu disebutnya moonroof juga," tambah Dewa. (khi/rgr)












































Foto: Khairul Imam Ghozali
Foto: Khairul Imam Ghozali
Komentar Terbanyak
Viral Istri Ketinggalan di Rest Area saat Mudik, Diantar Polisi Naik Moge
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer