Pakai BBM dengan Oktan Lebih Tinggi Belum Tentu Lebih Bagus

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Selasa, 06 Des 2016 15:25 WIB
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Sebuah kendaraan bermotor disarankan menggunakan bahan bakar minyak (BBM) dengan spesifikasi yang sesuai. Spesifikasi BBM itu tidak direkomendasikan di bawah yang disarankan atau malah berlebihan.

Mungkin banyak yang mengira bahwa menggunakan BBM dengan oktan yang jauh lebih tinggi daripada yang direkomendasikan akan lebih baik. Padahal tidak selalu begitu.

"Kalau dia standarnya harus oktan 92 dikasih oktan 88 kan under. Tenaga tidak maksimal. Kalau standar 92, kita kasih 98, ternyata juga tidak lebih bagus. Simple, mesin yang membutuhkan oktan 92, dikasih 98, kan tidak sesuai. Ada sebagian bahan bakar yang tidak terbakar karena oktan 98 lebih tahan terhadap kompresi. Dia tahan kompresi tinggi. Tidak sempurna pembakarannya. Akibatnya ada sebagian bahan bakar yang belum terbakar, dia terbuang lewat knalpot," kata Trainer Nissan College Nissan Motor Indonesia, Sugihendi.

Pemilihan bahan bakar yang tepat disesuaikan dengan kompresi mesinnya. Untuk itu, disarankan agar tetap menggunakan BBM sesuai kebutuhan mesinnya. Anda bisa melihat rekomendasi BBM yang sesuai melalui buku manual pemilik kendaraan.


(rgr/ddn)