Sabtu, 01 Okt 2016 11:42 WIB

Membaca Kode Ukuran dan Kemampuan Ban

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Foto: Rangga Rahadiansyah Foto: Rangga Rahadiansyah
Karawang - Di dinding ban kendaraan, ada kode-kode tertentu. Selain menunjukkan kode produksi, kode tersebut menggambarkan ukuran ban, kemampuan ban menahan beban serta kemampuan ban melaju hingga kecepatan tinggi.

Misalnya, pada ban Bridgestone pada gambar di atas tertera kode 235/45 R18. Manager Proving Ground Bridgestone Tire Indonesia Zulpata Zaenal, 235 adalah ukuran tapak ban dalam satuan milimeter (mm). Artinya, ban pada gambar di atas memiliki lebar tapak 235 mm.

"Angka 45 itu adalah aspek rasio. Di sini 45 itu artinya tinggi (atau tebal) ban 45 persen dari tapak ban 235 mm," kata Zulpata kepada detikOto.

Setelah angka 45 terdapat huruf R. Jika terdapat huruf R, itu mengartikan bahwa ban adalah ban radial.

"Radial lebih nyaman dan stabil. Kalau ban bias tidak ditulis R, biasanya ditulis garis saja. Jadi misalnya 235/45-18," ujar Zulpata.

Selanjutnya angka 18 pada gambar ban di atas adalah ukuran diameter rim (pelek) dalam satuan inci.

Kemudian angka 98 setelah ukuran rim adalah kode load index. Load index ini yang harus sesuai rekomendasi produsen mobil. Karena, load index menggambarkan kemampuan ban menumpu beban.

Ada kode tertentu pada load index. Misalnya dengan angka 98, maka ban bisa menahan beban maksimal hingga 750 kg. Gambar berikut adalah rincian angka load index.

Tabel Load IndexTabel Load Index


Terakhir, ada kode huruf di belakang load index. Seperti pada contoh ban di atas, tertulis huruf W di belakang angka load index 98. W tersebut mengartikan indeks kecepatan ban.

"Misalnya W, ban bisa diajak jalan sampai kecepatan 270 km/jam," kata Zulpata.

Berikut tabel simbol kecepatan ban dan kecepatan maksimal yang bisa ditempuh sebuah ban.

Simbol kecepatan banSimbol kecepatan ban




(rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com