Fakta dan Mitos Tentang Car Seat

Fakta dan Mitos Tentang Car Seat

Niken Purnamasari - detikOto
Rabu, 16 Sep 2015 11:56 WIB
Fakta dan Mitos Tentang Car Seat
Ilustrasi
Jakarta - Saat mengendarai mobil bersama buah hati Anda, tentu faktor keamanan dan kenyamanan menjadi prioritas. Apalagi jika buah hati Anda masih berusia dini. Penggunaan car seats menjadi salah satu cara agar Anda tak khawatir soal keamanan saat berkendara.

Namun, beberapa fakta yang dibagi oleh Buckle Up for Life, sebuah program edukasi nasional dari Toyota dan Cinncinnati Children dalam kampanye Child Passenger Safety Week yang berlangsung mulai 13 hingga 19 September 2015.

Berikut adalah lima mitos dan fakta yang dipaparkan oleh Buckle Up for Life, Rabu (16/9/2015).

1. Menggunakan car seats selalu baik

Faktanya, car seats juga memiliki tanggal expired (kadaluwarsa).

Bahan plastik yang menjadi salah satu komponen untuk membuat car seat dapat mengalami degradasi. Jika Anda menggunakan car seat, ketahui terlebih dahulu histori untuk produk yang akan dibeli.

Jangan lupa untuk mengecek tanggal kadaluwarsa kursi yang biasanya dapat ditemukan pada stiker yang ditempel di kursi dan pada kartu registrasi.

2. Anak yang mulai beranjak dewasa dapat duduk di kursi depan

Faktanya, anak dibawah usia 13 tahun lebih aman jika duduk di belakang. Banyak yang berpikir saat anak mulai beranjak dewasa, duduk di bangku depan diperbolehkan.

Nyatanya, anak dibawah usia 13 tahun lebih aman jika duduk di belakang bangku mobil.

3. Menggunakan Seat Belt dapat melindungi anak usia dini.

Faktanya, menggunakan seat belat terlalu ketat, secara potensial dapat menyebabkan luka jika terjadi kecelakaan.

Anak yang memiliki tinggi dibawah 144 cm ukuran bangku yang memungkinkan leluasa bergerak agar penggunaan seat belt dapat melindungi mereka dengan benar.

4. Anak berusia satu tahun dapat duduk menghadap ke depan.

Faktanya, anak-anak seharusnya duduk dengan menghadap ke belakang (Rear Facing).

Berdasarkan American Academy of Pediatrics, anak-anak seharusnya duduk secara Rear Facing hingga usia dua tahun, atau saat mereka mencapai batas tinggi dan berat badan untuk bangku mobil.

Data yang diambil dari studi di University of Virginia menunjukkan sebanyak 75% anak dibawah usia 2 tahun lebih rawan terluka saat terjadi tabrakan jika mereka duduk di bangku yang menghadap ke depan.

5. Mobil yang mahal memiliki bangku lebih aman dari yang lainnya.

Faktanya, Semua bangku mobil yang telah disetujui semuanya aman.

Seluruh pabrikan bangku mobil butuh standar performa yang sama yang dikeluarkan oleh National Highway Traffic Safety Administration.

Beberapa bangku mungkin lebih mahal dibandingkan lainnya, namun tak menjadi masalah demi keselamatan.
Halaman 2 dari 6
(lth/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads