Rabu, 17 Jun 2015 16:31 WIB

10 Tips Bagi Pengendara untuk Ngirit Bensin

Dadan Kuswaraharja - detikOto
Jakarta - Harga BBM kini tengah naik lagi, pengeluaran untuk membeli bensin pastinya meningkat setiap minggunya. Namun mengirit penggunaan bensin ternyata tidak sulit, seandainya Anda mengikuti 10 langkah sederhana ini.

Yang menarik, ternyata, seperti dikutip dari motoring, Selasa (17/6/2015) rata-rata pengendara menghiraukan 10 langkah ini. Baru ngeh saat kita harus mengantre di POM bensin untuk mengisi BBM.

Berikut 10 langkah ringannya:

1. Baca buku manual

Seperti halnya manusia, mobil tidak bisa berada dalam performa bagus jika kondisinya kurang sempurna. Dalam buku manual Anda bisa menemukan berbagai cara untuk membuat mobil tetap memiliki kondisi yang bagus.

Mulai dari pemilihan bahan bakar yang cocok, soal tekanan ban yang pas, sampai jangka waktu servis. Semua hal tadi akan membantu Anda mengurangi konsumsi BBM.

Pabrikan membuat mobil dengan desain tertentu dan kegunaan tertentu pula. Mobil hatchback anda tidak akan semahal mobil penggerak roda empat, tetapi mobil hatchback membutuhkan tekanan ban dan bahan bakar yang sesuai agar bisa optimal.

2. Pelajari peta

Mempelajari peta perjalanan memainkan peranan penting dalam konsumsi BBM. Berkendara di jalan yang bebas rintangan atau tidak macet pasti akan menghasilkan angka konsumsi BBM yang efisien.

Tetapi memang, kadang-kadang kita tidak selalu mendapatkan jalur alternatif yang tidak macet, namun penggunaan fitur navigasi satelit dalam kendaraan betul-betul bisa mengurangi ongkos bensin.

3. Si karet bundar

Jika Anda serius ingin mengurangi konsumsi BBM, salah satu usaha yang paling logis adalah dengan melihat kondisi ban.

Sekarang banyak produsen yang membuat ban khusus untuk mengirit BBM. Ban dibuat memiliki hambatan gulir yang rendah. Biasanya ban seperti ini memiliki kandungan silika yang lebih banyak dari ban standar.

Dengan lebih banyak silika akan mengurangi friksi antara kembang ban dan aspal. Pelek aluminium juga lebih ringan dari pelek konvensional.

4. Bersihkan mobil

Sebuah mobil yang bersih ngefek ke konsumsi BBM? Tidak relevan? Tapi dengar dulu. Membersihkan bodi mobil dari kotoran akan membuat kendaraan lebih mulus dalam membelah angin.

Jadi dengan alasan yang sama, Anda sebaiknya membongkar roof rail atau rak sepeda kalau tidak memerlukannya. Roof rail dan rak sepeda sangat berat dan perangkat ini ‘menangkap’ udara, jadi akan membuat mobil lebih boros.

Yang tak kalah penting adalah kondisi interior mobil. Membuang berbagai sampah dari dalam mobil akan menurunkan bobot kendaraan sehingga mobil lebih efisien. Ini lah alasannya kenapa beberapa pabrikan tidak lagi memberikan ban cadangan dalam ukuran yang sama dengan ban normalnya.


5. Waktu idle

Saat berada di kemacetan, mobil akan terus menerus menyala namun tidak bergerak. Ketika mesin lebih lama terdiam di jalanan, maka akan membutuhkan lebih banyak BBM. Karena itulah saat ini banyak pabrikan yang menawarkan fitur idle start/stop yang memungkinkan kendaran mati mesinnya secara otomatis saat kendaraan tidak melaju.

Jika tidak punya fitur ini, mematikan mesin memang cara yang ideal untuk menghemat mesin, apalagi jika waktu berhentinya memang lama.

Namun cara terbaik lain adalah dengan memindahkan transmisi ke posisi Netral. Memasukkan gigi transmisi dan menekan pedal kopling akan menghabiskan bensin dan membuat komponen kopling cepat rusak.

6. Antisipasi arus lalu lintas

Saat antre di jalanan macet, usahakan untuk tidak hanya melihat kendaraan yang persis berada di depan kita saja. Usahakan untuk melihat kendaraan dengan posisi 2-3 kendaraan di depan kendaraan kita. Hal ini akan membuat laju mobil lebih lancar.

7. Pedal gas

Menekan pedal gas lebih lembut, lebih lama melaju sampai kecepatan maksimum, serta menggunakan cruise control sangat disarankan untuk mengirit bensin.

Pindahkan juga transmisi dalam putaran mesin yang rendah untuk meminimalisir bahan bakar terbuang percuma.

Beberapa pabrikan kini memiliki indikator perpindahan gigi yang letaknya di dekat spidometer. Indikator ini akan memberitahukan saat yang tepat untuk menurunkan atau menaikkan gigi. Sementara pada mobil otomatis, kini memiliki lebih banyak gigi untuk mengurangi momen inersia mesin.

Jika mobil Anda tidak terlalu canggih, saran kami adalah melihat buku manual, dan cari angka torsi maksimum kendaraan Anda.

Misalnya jika Anda menemukan mesin kendaraan memiliki torsi 250 Nm pada 2.200 rpm, maka saat putaran mesin itulah saat terbaik untuk berpindah gigi untuk menghemat BBM. Memindahkan gigi pada putaran mesin yang lebih tinggi pastinya akan membuat mobil lebih boros.

8. Perangkat tambahan

Di mobil modern sekarang banyak perangkat tambahan, mulai dari AC, dan perangkat elektronik lainnya yang menguras daya mesin.

Hal ini cukup beralasan bahwa semakin banyak ‘parasit’ pada mesin Anda, lebih banyak bahan bakar yang akan digunakan.

Tetapi jangan lupakan pula fakta soal aspek aerodinamis. Menggunakan AC akan membuat jendela mobil tertutup. Ini lebih ekonomis daripada mengemudi dengan sunroof yang terbuka, atau jendela yang terbuka.

Jadi langkah yang terbaik adalah dengan dengan membuka atap dan jendela untuk memungkinkan udara panas keluar dari mobil dan kemudian tutup lagi jendela agar AC bisa bekerja optimal.

Jika tengah diparkir, parkir lah kendaraan di tempat yang sejuk.

9. Membeli mobil yang tepat

Saat membeli mobil baru, pastinya banyak pertimbangan, termasuk soal konsumsi BBM-nya. Pertama yang harus Anda pikirkan adalah ukuran mobil.

Membeli mobil SUV yang bongsor tidak berguna jika Anda hanya berkendara sendirian. Memilih kendaraan yang lebih kecil untuk melakukan perjalanan ke tempat kerja merupakan ide yang bagus. Mobil kecil akan mengirit uang Anda, jika butuh mobil lebih besar untuk berekreasi dengan keluarga anda bisa menyewanya.

Selain ukuran bodi, ukuran mesin juga harus menjadi perhatian. Jika Anda sering melakukan perjalanan jauh, mesin turbodiesel cocok untuk Anda untuk jangka waktu panjang.

Saat ini pun ada mobil bensin yang memiliki fitur pengirit bensin seperti idle stop-start untuk mengurangi biaya.

10. Hindari macet dan cuaca buruk

Tidak ada orang yang mau terjebak dalam kemacetan atau terjebak dalam kendaraan saat cuaca sedang buruk. Begitu juga kendaraan Anda. Usahakan untuk bepergian saat jalanan masih sepi dan cuacanya bagus.

Bangun lebih pagi untuk menghindari kemacetan, atau saat pulang, tunggu sampai kondisi kemacetan reda. Menghindari kemacetan sangat bagus untuk mengirit bensin.

Begitu halnya saat cuaca buruk, jalanan yang basah akan meningkatkan hambatan gulir ban, dan itu artinya Anda membutuhkan penggunaan perangkat lain seperti lampu, wiper, AC yang tadi kita sebutkan.

Cuaca yang berangin akan meningkatkan hambatan aerodinamikan kendaraan, cuaca yang panas akan membuat ban mobil, mesin dan AC tersiksa

(ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
dMentor
×
Ide Bisnis Snack Ala Filsa Budi Ambia
Ide Bisnis Snack Ala Filsa Budi Ambia Selengkapnya