Marketing Manager PT Jaya Kreasi Indonesia yang menjadi pemegang merek CPF1 dan LLumar di Indonesia, Herrys Winata menjelaskan kalau potensi bisnis kaca film di Indonesia tidak ada matinya.
"Bisnis kaca film adalah yang tidak ada habisnya. Sebab kaca film bukan hanya otomotif saja, tapi juga bangunan. Mobil baru akan terus dijual dan bangunan baru akan terus dibangun. Jadi ini bisnis yang tidak akan pernah habis," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk CPF1 kami pasang di semua mobil Daihatsu. Toyota dan Isuzu beberapa model juga pakai kaca film kita," buka Herrys.
"Sementara untuk LLumar, kami menyasar merek-merek yang lebih premium. BMW dan MINI sudah pakai kaca film LLumar. Hyundai juga," lugasnya.
Potensi besar di industri ini makin terbuka karena mobil-mobil yang sudah beredar juga secara berkala mengganti kaca film mereka sesuai kebutuhan dan keinginan.
"Tahun lalu dari semua kaca film yang dipasang di mobil pabrikan, kita menguasai 35 persen market share. Tahun ini kami ingin mempertahankan angka itu," tuntas Herrys.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Biaya Tes Psikologi SIM Online Naik, Sekarang Jadi Segini
Intip Garasi Kakanwil Pajak Jakarta Utara yang Dicopot Purbaya
Nyetir Nggak Bawa SIM-STNK, Siap-siap Kena Denda Segini